Para pendukung Nicolas Maduro membanjiri jalanan Caracas pada Senin (5/1) waktu setempat saat Delcy Rodriguez resmi dilantik sebagai Presiden Venezuela. Rodriguez sebelumnya menjabat Wakil Presiden Venezuela.
Dikutip dari CNN, para pengunjuk rasa mengibarkan bendera Venezuela dan memegang spanduk yang mendukung Maduro.
Rodriguez mengucapkan sumpah jabatan dalam sebuah upacara di Majelis Nasional, dan mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa ia melakukannya atas nama seluruh rakyat Venezuela.
Di luar gedung parlemen, ribuan warga Venezuela berkumpul untuk menuntut pembebasan pemimpin mereka, sambil meneriakkan: "Maduro, bertahanlah: Venezuela bangkit!"
"Terlepas dari apakah Nicolas Maduro memiliki sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan di pengadilan, ini bukanlah cara yang tepat untuk melakukannya," kata demonstran Flur Alberto, 32 tahun, kepada AFP.
Sebelumnya, Mahkamah Agung Venezuela memerintahkan Wakil Presiden Delcy Rodriguez untuk segera mengambil alih dan menjalankan jabatan penjabat presiden.
Hal ini terjadi setelah AS menangkap Presiden Nicolas Maduro dan membawanya ke New York.
Dikutip dari Anadolu, Minggu (4/1), pengadilan memerintahkan Rodriguez untuk menjadi presiden “dengan kepatuhan yang ketat terhadap Konstitusi dan hukum Venezuela.”
Tania D’Amelio, ketua Dewan Konstitusi, mengatakan bahwa keputusan tersebut dikeluarkan untuk menjamin keberlangsungan administrasi negara dan pertahanan negara.
Pengadilan mengatakan bahwa Maduro tak mungkin untuk menjalankan tugasnya.




