GenPI.co - Waketum Partai Golkar Idrus Marham mengatakan Pilkada melalui DPRD adalah ikhtiar ideologis guna menegakkan demokrasi Pancasila.
Demokrasi Pancasila yang dimaksud, yakni yang bermusyawarah, beperwakilan, dan beriorientasi terhadap kepentingan nasional jangka panjang.
“Selama transparan, akuntabel, dan bermoral, mekanisme itu mencerminkan demokrasi perwakilan Pancasila,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (6/1).
Dia menilai Pilkada melalui DPRD berpeluang melahirkan kepemimpinan daerah yang lebih rasional, stabil, serta berbasis kapasitas.
Kemudian, mengurangi polarisasi sosial dan politik yang yang sering muncul saat Pilkada secara langsung.
Idrus mengajak semua elemen bangsa keluar dari jebakan pragmatuisme elektoral, dan mengembalikan pembahasan pilkada ke koridor ideologi negara, yakni Pancasila.
Menurut dia, wacana Pilkada tak langsung harus dibaca dalam kerangka besar ideologi dan falsafah bangsa.
Hal itu sesuai dengan pidato kemenangan Presiden Prabowo Subianto, dan pidato Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat awal kepemimpinannya.
Idrus mengatakan perdebatan publik selama ini kurang tepat dan tidak mendasar. Sebab, terlalu cepat terjebak dikotomi langsung dan tidak langsung.
“Sejak awal, demokrasi Indonesia tidak dirancang liberal, elektoral. Namun, demokrasi Pancasila yang bertumpu pada permusyawaratan, perwakilan,” ucapnya. (ant)
Video viral hari ini:



:strip_icc()/kly-media-production/medias/3161542/original/043729400_1593000862-Ilustrasi_Gajah.jpg)