Fadli Zon Bela Prabowo: Strong Leadership Bukan Berarti Militerisme

kompas.com
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Fadli Zon membela Presiden Prabowo Subianto dari kritik perihal bangkitnya militerisme di era pemerintahan saat ini.

Strong leadership (kepemimpinan yang kuat) bukan berarti militerisme apalagi dictatorship (kediktatoran),” kata Fadli Zon membagikan cuitan akun X-nya kepada Kompas.com, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Presiden: Ada yang Teriak Prabowo Mau Hidupkan Militerisme, Apa Benar?

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Kebudayaan RI ini mengaku telah menyaksikan kiprah Prabowo selama tiga dekade lebih yang bersedia menempuh jalur demokratis untuk menjadi presiden, bukan cara militerisme.

“Saya jadi salah seorang saksi perjalanan itu sejak saya kenal beliau lebih dari 30 tahun,” kata Fadli Zon.

Baca juga: Pengamanan Kejaksaan oleh TNI Dinilai Kuatkan Militerisme di Institusi Sipil

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=prabowo subianto, fadli zon, diktator, militerisme, dwifungsi TNI&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNi8wOTI2MjAwMS9mYWRsaS16b24tYmVsYS1wcmFib3dvLXN0cm9uZy1sZWFkZXJzaGlwLWJ1a2FuLWJlcmFydGktbWlsaXRlcmlzbWU=&q=Fadli Zon Bela Prabowo: Strong Leadership Bukan Berarti Militerisme§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Dalam menjalankan kepemimpinannya yang disebut Fadli Zon sebagai “strong leadership”, Prabowo acap kali meretas cara yang tidak efektif, namun itu bukan berarti diktator.

“Yang dipikirkannya hanya kesejahteraan dan kebaikan bagi rakyat, dan harus cepat terealisasi. Kadang harus memotong jalan panjang birokrasi. Beruntung kita punya kepemimpinan yang kuat di saat dunia sedang bergejolak,” ujar Fadli Zon.

Prabowo dengar kritik dirinya bangkitkan militerisme

Presiden Prabowo mendengar ada yang mengkritik dirinya hendak menghidupkan militerisme, kemudian dia meminta pakar untuk mengkaji kepemimpinannya.

“Kritik, koreksi adalah menyelamatkan. Jadi saya terima kasih kalau ada yang teriak-teriak ‘Prabowo mau hidupkan lagi militerisme’,” kata Prabowo dalam puncak peringatan Natal Nasional Tahun 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Baca juga: Jaksa Sebut Tentara di Sidang Nadiem Bagian dari Pelibatan TNI

Merespons kritik tersebut, Prabowo kemudian berintrospeksi dan bertanya kepada pakar untuk mengevaluasi kepemimpinannya.

“Saya koreksi lagi, apa benar (bahwa dirinya menghidupkan militerisme -red)? Saya panggil ahli hukum untuk mengkaji mana batas kepemimpinan yang terlalu otoriter,” ujar Prabowo.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Prabowo menyampaikan bahwa pemerintahan yang dia pimpin terbuka terhadap kritik konstruktif dari masyarakat.

Dia menyebut kritik menjadi pengingat dan bentuk perlindungan dalam menjalankan tugas sebagai kepala negara.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kabar Buruk Buat Real Madrid, Kylian Mbappe Harus Absen di Piala Super Spanyol
• 17 jam lalumerahputih.com
thumb
Kemenkes Imbau Perkuat Diri Hadapi Super Flu: Makan Bergizi, Istirahat Cukup
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Jonathan Frizzy Bebas Bersyarat dari Lapas Tangerang
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Cegah Banjir Susulan, Kementerian PU Siapkan 50 Alat Berat untuk Normalisasi Sungai di Sumbar
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Kronologi Fenomena Sinkhole Tiba-tiba Muncul di Sumbar
• 12 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.