Prabowo Sentil Pakar Medsos yang Gemar Asal Bicara: Senangnya Bikin Gaduh

disway.id
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden Prabowo Subianto mengingatkan dampak negatif penggunaan media sosial. Ia menilai banyak podcast yang kerap memunculkan kegaduhan akibat opini yang tidak berdasar.

Dalam acara Natal Nasional, Prabowo mengakui perkembangan zaman dan teknologi yang semakin masif.

Menurutnya media sosial itu sangat baik jika dimanfaatkan dengan bijak. Hanya saja, kata dia, banyak pula hal yang berbahaya di siaran.

BACA JUGA:GENDENG! Tendangan 'Kung Fu' Mendarat di Dada Pemain Liga 4 dalam Laga Putra Jaya Pasuruan vs Perseta Tulungagung

BACA JUGA:ASN Wajib Tahu! Simak Panduan Lengkap Aktivasi ASN Digital dan MFA dari BKN

Salah satu yang dia soroti adalah pakar-pakar berbagai bidang yang dinilai terlalu banyak beropini namun minim data.

"Ini zaman teknologi, ada media sosial. Sosmed itu baik, tapi ada juga bahayanya. Banyak podcast, banyak pakar bicara asal bicara," kata Prabowo di Natal Nasional, Senin, 5 Januari 2026.

Ia menyinggung munculnya sejumlah pihak yang mengklaim memahami pikiran dan dinamika internal dirinya, lalu menyebarkannya ke ruang publik.

Menurut Prabowo, narasi tersebut kerap bersifat mengarang dan hanya memicu keramaian tanpa dasar dan fakta.

BACA JUGA:Bank Jateng Sabet Penghargaan Bank Daerah Terpopuler 2025

BACA JUGA:Disinggung Hidupkan Militerisme, Prabowo Tegaskan Terbuka Dikritik

"Jadi kadang-kadang kalau saya mau cek kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo Subianto, saya cari podcast. Kira-kira apa ya yang sedang dipikirkan oleh Prabowo? Ngarang itu dia. 'Prabowo sedang konflik internal dengan ini, nanti dengan itu'. Senangnya ramai, gaduh, padahal nggak ada saudara-saudara," kata dia.

Prabowo kemudian menyoroti pandangan sejumlah pakar geopolitik yang memprediksi Indonesia berpotensi menjadi negara keempat terkaya di dunia.

Namun, ia menegaskan capaian tersebut hanya bisa terwujud dengan syarat utama, yakni persatuan nasional.

“Syaratnya bangsa Indonesia harus bersatu, terutama elitnya harus bisa bekerja sama,” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ketua Umum PKB sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menanggapi santai kelaka
• 15 jam lalumatamata.com
thumb
Polres Selayar Pinjam Uang Koperasi Selesaikan Tuntutan Pemilik Lahan, SD yang Disegel Akhirnya Dibuka
• 10 jam lalufajar.co.id
thumb
Nasib Ammar Zoni Ditentukan 6 Bulan ke Depan, Ini Penjelasan Ditjen PAS
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Liburan Sambil Cari Konten? Ini Cara Biar Tetap Enjoy
• 12 jam laluberitajatim.com
thumb
ICWA Serukan Indonesia Sikap Tegas Terhadap Serangan AS ke Venezuela
• 10 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.