JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembongkaran tiang monorel terbengkalai di sepanjang Jalan HR Rasuna Said akan dimulai pada pekan depan, tepatnya pada Selasa atau Rabu di minggu ketiga Januari 2026.
Selama proses pembongkaran berlangsung, Pramono menegaskan tidak akan ada penutupan jalan, meskipun pengerjaan dilakukan di jalur utama dan melibatkan alat berat.
"Untuk pembongkaran tiang monorel akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu. Dan untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan," kata Pramono di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026).
Baca Juga: [FULL] Terkini! Retret Menteri & Wamen Prabowo di Hambalang, Apa Agendanya? | KOMPAS SIANG
Pramono mengatakan, pembongkaran akan dilakukan langsung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga, bukan oleh PT Adhi Karya.
"Pembongkaran tiang monorel dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta melalui Bina Marga. Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, sehingga kami akan melakukan sendiri," ucapnya dikutip dari laman resmi Pemprov DKI.
Meski pekerjaan konstruksi berada di ruas jalan utama, Pramono memastikan lalu lintas tetap berjalan normal. Ia menyebut Bina Marga telah memiliki pengalaman menangani pekerjaan serupa tanpa harus menutup jalan.
Sementara itu, terkait lokasi pembuangan material hasil pembongkaran tiang monorel, Pramono menyebut itu sepenuhnya menjadi kewenangan Pemprov DKI Jakarta.
Baca Juga: DKI Jakarta Siaga Banjir Rob Hingga 7 Januari, Pompa dan Pasukan Biru Dikerahkan
Adapun pembongkaran tiang monorel ini dilakukan untuk meningkatkan estetika kota sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan, mengingat proyek tersebut telah lama terbengkalai.
Penulis : Dina Karina Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber :
- pembongkaran tiang monorel
- tiang monorel rasuna said
- gubernur dki jakarta
- pramono anung
- dinas bina marga dki
- adhi karya




