Prabowo: Pemerintahan di jalan yang benar dan diridai Tuhan

antaranews.com
1 hari lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Presiden RepubIik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan bahwa arah kebijakan pemerintahannya berada di jalan yang benar dan diridai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara kepada anggota Kabinet Merah Putih beserta jajaran terkait dalam merespons fitnah yang diarahkan sejumlah pihak yang merasa terusik kepentingannya.

"Kita berada di jalan yang bersih, yang suci, kita berada di jalan yang diridai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Presiden dalam Taklimat Awal Tahun Retret Jilid II, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menyampaikan keyakinan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya berkomitmen membela keadilan, memberantas kemiskinan, serta menghilangkan kelaparan sebagai bentuk tanggung jawab kepada rakyat dan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menekankan pentingnya aparatur negara dalam menjaga niat yang bersih dalam menjalankan amanat rakyat.

Selama seluruh kebijakan dan langkah pemerintahan ditujukan untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan keselamatan negara, menurut Presiden, tidak ada alasan untuk ragu ataupun gentar dalam menghadapi tantangan.

Ia juga mengingatkan bahwa upaya membangun pemerintahan yang bersih dan berkeadilan tidak lepas dari risiko kritik, fitnah, hingga serangan dari berbagai pihak yang merasa terusik kepentingannya.

“Kita pasti dimaki, kita pasti difitnah, karena banyak kekuatan, tidak hanya di negara kita, banyak kekuatan memang berada di pihak yang senang di alam penuh korupsi, penuh penyelewengan, penuh penipuan. Mereka ingin kaya di atas penderitaan rakyat kecil,” kata Presiden.

Presiden Prabowo menilai berbagai serangan tersebut justru menjadi peneguh keyakinan bahwa pemerintah berada di jalur yang benar.

Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan ejekan dan fitnah sebagai motivasi dalam membela kebenaran dan terus bekerja untuk kepentingan rakyat.

"Jadi kita siap, kalau kita dihantam, kita difitnah, kita diejek, terima itu sebagai kebanggaan. Kalau orang jahat mengejek kita, berarti kita benar dan kita harus terus melaksanakan dan membela kebenaran," katanya.

Baca juga: Taklimat awal tahun, Prabowo menyatakan zero defect MBG mulai 2026

Baca juga: Pimpin retret di Hambalang, Prabowo pertajam arah kebijakan 2026

Baca juga: Prabowo tekankan ruang kritik dalam persatuan demokratis




Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Panen 150 Kg Kangkung, Lapas Labuhan Ruku Bukti Komitmen Dukung Ketahanan Pangan
• 9 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Tips Packing ala teman kumparan Biar Nggak Overload
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Astra Serahkan 35 Unit Ambulans untuk Mendukung Layanan Kesehatan Masyarakat di Indonesia
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Bersejarah, Palestina Akhirnya Resmi Miliki Kedutaan Besar di Inggris
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
2 Maling Motor Ditangkap Warga Saat Beraksi Depan Warung Jamu di Karawaci
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.