Mediaapakabar.com - Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan dengan memanen 150 kilogram kangkung.
Kegiatan itu merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan yang dilakukan secara berkelanjutan di area pertanian Lapas Labuhan Ruku, Rabu (07/01/2026).
Warga binaan pemasyarakatan yang tergabung dalam kegiatan Bimbingan Kerja bertanggung jawab penuh dalam proses panen kangkung tersebut. Mulai dari perawatan hingga panen, seluruh proses dilakukan dengan pengawasan ketat dari petugas Bimbingan Kerja untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur.
Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku menyampaikan bahwa kegiatan tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam lapas, tetapi juga sebagai sarana pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan. Melalui kegiatan pertanian, warga binaan dibekali dengan keterampilan praktis yang dapat digunakan sebagai bekal hidup mandiri setelah bebas dari masa pidana.
Program ketahanan pangan ini sejalan dengan arahan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam mengoptimalkan lahan yang tersedia di dalam lapas. Pemanfaatan lahan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas warga binaan.
Dengan keberhasilan panen kangkung ini, Lapas Labuhan Ruku berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian berbasis pertanian. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi warga binaan serta mendukung ketahanan pangan nasional. (RH)




