Pemain Perseta Cedera Parah usai Kena Tendangan Kungfu, Tulang Rusuk Retak!

rctiplus.com
1 hari lalu
Cover Berita

TULUNGAGUNG, iNews.id – Kondisi kesehatan Firman Nugraha, pemain Perseta 1970 Tulungagung mengalami cedera parah di bagian dada setelah dihantam tendangan kungfu oleh pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar. 

Berdasarkan keterangan medis terbaru pada Selasa (6/1/2026), Firman Nugraha saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bangkalan. Benturan keras di dada pada menit ke-71 laga tersebut mengakibatkan tulang rusuknya retak.

"Pada Senin malam, Firman mengeluh sangat sulit bernapas. Sampai Selasa siang ini, ia masih dalam perawatan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan ada tulang rusuk yang retak," ujar Manager Klub Perseta 1970, Rudi Iswahyudi kepada awak media.

Meski manajemen Putra Jaya telah memecat pelaku, pihak Perseta 1970 merasa sanksi disiplin saja tidak cukup. Rudi menegaskan bahwa tindakan Muhammad Hilmi sudah jauh di luar batas sportivitas dan masuk dalam kategori penganiayaan.

Karena itu, Rudi menegaskan, akan membawa kasus penendangan brutal terhadap pemainnya, Firman Nugraha, ke ranah hukum.

"Kami berencana membawa persoalan ini ke ranah hukum. Insiden ini sudah di luar konteks permainan sepak bola. Kami melihat ada unsur kesengajaan dalam tindakan tersebut," kata Rudi.

Menurutnya, tindakan brutal seperti itu tidak boleh dibiarkan hanya selesai di meja komisi disiplin agar memberikan efek jera bagi pelaku kekerasan di lapangan hijau.

Hingga Selasa siang, Rudi juga menyayangkan sikap pihak lawan yang dinilai kurang proaktif dalam menunjukkan iktikad baik secara langsung kepada korban.

"Sampai saat ini, belum ada permintaan maaf secara resmi, baik dari manajemen klub Putra Jaya maupun dari Muhammad Hilmi Gimnastiar secara pribadi kepada kami," ujarnya.

Kini, pihak Perseta 1970 tengah mengumpulkan bukti-bukti pendukung, termasuk hasil visum dan rekaman video pertandingan, untuk memperkuat laporan mereka ke pihak kepolisian.

Sebelumnya, insiden tendangan kungfu itu terjadi saat laga putaran 32 besar Liga 4 Zona Jatim yang memperlakukan Putra Jaya melawan Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (5/1/2026).

Saat itu, Putra Jaya sedang tertinggal telak 0-4 dari Perseta 1970. Di tengah jalannya pertandingan, Muhammad Hilmi melakukan tindakan kasar dengan menendang bagian dada pemain lawan, Firman Nugraha. Akibat aksi berbahaya tersebut, wasit langsung mengganjar Hilmi dengan kartu merah dan mengeluarkannya dari lapangan.

Original Article


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Adil Boulbina antar Aljazair melaju ke perempat final Piala Afrika
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Perpres Tugas TNI dalam Tangani Terorisme Berpotensi Bahayakan HAM, Ini Alasannya
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Warga Sidoarjo Tangkap Kakek 60 Tahun yang Diduga Cabuli Lima Anak di Bawah Umur
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tips Mencegah Masalah Tulang Pada Anak, Ajak Aktivitas Fisik
• 18 jam lalugenpi.co
thumb
Pesan Prabowo untuk Menteri Cs: Tinggalkan Ego Sektoral, Kerja Smart
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.