Grid.ID - Melihat video dirinya dikatain Pandji Pragiwaksono sebagai gubernur artis YouTube, Dedi Mulyadi akhirnya angkat bicara. Dedi bahkan menantang sang komika untuk datang ke Jawa Barat (Jabar).
Kejadian tersebut pun bermula saat video cuplikan Pandji Pragiwaksono sedang stand up comedy beredar. Di momen itu, Pandji memasukkan materi mengkritik kebiasaan masyarakat Jabar.
Yakni dimana kebanyakan dari masyarakat Jabar seringkali memilih pemimpin yang berdasarkan kepopulerannya.
"Ada lagi yang milih berdasarkan yang populer. Gue gak tau nih orang bisa kerja atau enggak. Gue gak tau ahlaknya nih orang, pokoknya populer aja," ujar Pandji Pragiwaksono dikutip Grid.ID dari TikTok @@dedimulyadiofficial, Selasa (6/1/2026)
Lebih lanjut, Pandji Pragiwaksono menyinggung pula kebiasaan kalangan masyarakat Jabar, terkhusus Sunda. Yakni gemar sekali memilih artis sebagai pemimpin.
Hal ini terbukti dari deretan nama-nama beken yang dilontarkan Pandji.
"Orang Sunda seneng banget milih artis. Gubernur mereka waktu itu Deddy Mizwar, artis film. Wakil gubernur mereka Deddy Yusuf, artis TV," imbuh Pandji.
Setelahnya, Pandji menyebut pula nama gubernur Jawa Barat. Yakni Dedi Mulyadi sebagai gubernur artis YouTube.
"Sekarang gubernurnya Deddy Mulyadi, artis Youtube," ucap Pandji Pragiwaksono.
Dan siapa sangka, cuplikan video-video dari momen Pandji tersebut viral dan beredar di media sosial. Bahkan sampai pula ke telinga Dedi Mulyadi.
Di momen itu, Dedi Mulyadi membuat video balasan dan menanggapi dengan santai. Dan mengungkap beberapa fakta.
Salah satunya yakni, terkait Pilkada Jabar 2012, saat Dede Yusuf mencalonkan jadi Gubernur Jabar bersama Lex Laksamana. Dede Yusuf yang mantan Wakil Gubernur Jabar saat itu kalah dari pasangannya terdahulu, Ahmad Heryawan.
Juga Deddy Mizwar yang gagal menang pada Pilkada Jabar 2018. Padahal Deddy Mizwar saat itu berpasangan dengan Dedi Mulyadi. Akhirnya Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum menang pada pilkada tersebut.
"Termasuk nih orang Jawa Barat tuh milih pemimpin selalu yang keartisan. Tetapi sayang sekali Bang Pandji, Pak Deddy Mizwar dan Pak Dede Yusuf, waktu nyalonin jadi gubernur malah gak kepilih. Pak Deddy Mizwar dulu pasangannya sama saya loh calon wakil gubernurnya," ungkap Dedi Mulyadi.
Meski begitu, Dedi Mulyadi sempat memuji kinerja Dede Yusuf yang memiliki kemampuan pemahaman pembangunan yang baik. Dan sudah dua kali menjadi pimpinan komisi di DPR RI.
"Tetapi walaupun dia artis, saya ngaku jujur. Pak Dede Yusuf itu punya kemampuan pemahaman pembangunan yang relatif sangat baik.
Dan sekarang dua kali menjadi pimpinan komisi di DPR RI, juga kerangka berpikir pembangunannya keren," imbuh Dedi Mulyadi.
Setelahnya, Dedi mengatakan meski banyak pemimpin di Jabar adalah artis ada pula yang memiliki kemampuan. Dan terkait Dedi Mulyadi sebagai gubernur artis YouTube oleh Pandji, ia tak masalah.
Meski begitu, Dedi menantang atau lebih tepatnya meminta Pandji Pragiwaksosno untuk datang langsung ke Jabar. Yakni dalam rangka untuk melihat sendiri kondisi atau daerah-daerah yang dipimpin Dedi Mulyadi.
Sebagai bukti apakah Dedi Mulyadi bekerja dengan benar atau tidak.
"Nah, gini aja Kang Pandji datang ke Jabar. Keliling, lewatin tuh jalan-jalan provinsi ya. Kemudian keliling ke daerah-daerah di berbagai daerah di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat.
Saya ngebangunnya benar apa enggak? Apakah saya ini hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan?" beber Dedi Mulyadi.
Terakhir, meski dirinya dikatain Pandji Pragiwaksono sebagai gubernur artis YouTube, Dedi Mulyadi tetap mengapresiasi dan meminta sang komika untuk mengkritik secara kreatif dan berkarya.
"Terus berkarya, melakukan otokritik yang terbuka. Karena ini negara demokrasi, setiap orang berhak menyampaikan pernyataan, pikiran, dan gagasan termasuk koreksi secara terbuka. Apalagi dikemas dalam koreksi-koreksi yang jenaka. Keren," tandas Dedi Mulyadi. (*)
Artikel Asli


