Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan Kampung Nelayan dan Produksi Kapal

tvrinews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, BOGOR

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus kepada para menteri Kabinet Merah Putih untuk meningkatkan kecepatan dalam menjalankan berbagai program yang berpihak pada rakyat. Secara spesifik, Presiden menyoroti sektor kelautan dengan meminta percepatan pembangunan kampung nelayan serta peningkatan produksi kapal tangkap ikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, setelah mengikuti Taklimat Awal Tahun 2026 yang berlangsung di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 6 Januari 2026.

“Beliau (Presiden) meminta percepatan dalam rangka pembangunan kampung-kampung nelayan dan program pembuatan kapal-kapal tangkap ikan,” ujar Prasetyo Hadi kepada awak media.

Prasetyo menjelaskan bahwa program kampung nelayan merupakan inisiatif strategis pemerintah yang bersifat padat karya. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga berorientasi pada peningkatan ketahanan protein nasional melalui hasil laut.

“Program ini akan meningkatkan produksi protein kita dari sektor perikanan untuk kita bisa meningkatkan asupan protein bagi seluruh rakyat kita,” jelasnya lebih lanjut.

Selain sektor perikanan, Presiden Prabowo juga memberikan penekanan kepada para menteri koordinator dan menteri terkait agar segera mengeksekusi program-program yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat luas.

“Beliau hanya memberikan gambaran saja secara umum dan sudah disampaikan juga oleh Pak Menko. Teguran dalam artian melecut semangat karena Bapak Presiden memang benar-benar menghendaki kita semua bekerja dengan jauh lebih cepat lagi, terutama di beberapa bidang yang bersifat penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya,” pungkas Prasetyo.

Sejalan dengan arahan tersebut, pemerintah saat ini tengah memacu target penyelesaian 65 titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diproyeksikan rampung pada 31 Januari 2026. Berdasarkan data awal tahun ini, progres pembangunan secara nasional telah mencapai angka 72 persen, meski tim di lapangan sempat menghadapi kendala cuaca ekstrem di beberapa wilayah pesisir.

Proyek Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah untuk memodernisasi permukiman nelayan. Kehadiran program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kelautan serta memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat pesisir di seluruh Indonesia.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
TOK! Ridwan Kamil-Atalia Resmi Cerai
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Bareskrim Polri Buru Satu DPO Buat Perusahaan Fiktif Tampung Uang Situs Judi Online, Ini Perannya
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo: Berpolitik di Indonesia Niat Mengabdi Malah Dikuyu-kuyu
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Gugatan CMNP Salah Pihak, Ahli Hukum Perdata: Broker Tak Bisa Digugat!
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Syarat Umur Pendaftaran CPNS Januari 2026, Maksimal Segini
• 41 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.