GenPI.co - Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Presiden Prabowo Subianto menegur para menteri, saat retret di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).
Prasetyo Hadi mengatakan teguran tersebut, diartikan untuk melecut semangat para menteri agar kinerjanya lebih cepat.
“Bapak Presiden ingin kami semau kerja jauh lebih cepat. Terutama, di bidang yang bersifat penciptaan lapangan kerja dan padat karya,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (7/1).
Prabowo Subianto diketahui menginginkan penciptaan lapangan kerja lebih cepat, melalui program padat karya.
Ketum Partai Gerindra itu meminta percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan program pembuatan kapal tangkap ikan.
“Presiden ingin sesegera mungkin program itu. Sebab, bersifat padat karta dan untuk meningkatkan asupan protein rakyat kita,” ujarnya.
Dalam retret tersebut, sejumlah menteri diberi kesempatan memaparkan capaian dan evaluasi program strategis.
Prasetyo menyampaikan salah satu program yang berhasil tercapat dalam satu tahun pemerintahan, yakni swasembada pangan.
Keberhasilan itu ditandai dengan tidak adanya impor beras pada 2025. Kemudian, target mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan itu di 2026.
Retret juga membahas program makan bergizi gratis yang sudah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat dari target 82,9 juta orang.
“Kami harap target itu terpenuhi di 2026. Tentu, dengan beberapa evaluasi yang terjadi selama satu tahun,” ucapnya. (ant)
Kalian wajib tonton video yang satu ini:





