Ragam Pesan Prabowo saat Retreat Kabinet di Hambalang

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto membuka retreat kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Prabowo menggunakan pakaian safari cokelat dan peci hitam. Ia didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka yang menggunakan pakaian serupa.

Retreat dibuka pukul 14.00 WIB. Ada sejumlah hal yang disampaikan Prabowo. Di antaranya apreasiasi kinerja kabinetnya hingga capaian Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berikut rangkumannya:

Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke Kabinet

Prabowo Subianto membuka Taklimat Awal Tahun 2026 dengan menyampaikan apresiasi kepada jajaran kabinet dan para pejabat negara yang mendukung jalannya pemerintahan.

"Saudara-saudara sekalian! Dengan ini semua saya ingin menggunakan kesempatan pertama di awal taklimat saya untuk menyampaikan terima kasih saya yang sedalam-dalamnya dari hati saya, terima kasih saya sebagai Presiden, sebagai pemimpin, sebagai penerima mandat dari rakyat Indonesia, sebagai boleh dikatakan nakhoda saya ingin menyampaikan terima kasih kepada pembantu-pembantu saya yang paling inti," katanya di Hambalang, Bojong Koneng, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Ucapan terima kasih tersebut ditujukan Prabowo kepada seluruh unsur penting pemerintahan dan aparat negara. Prabowo juga menyinggung berbagai tantangan yang dihadapi bangsa sepanjang waktu terakhir, termasuk bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.

Prabowo menegaskan, di balik berbagai cobaan tersebut, Indonesia memiliki kekuatan besar sebagai sebuah bangsa. Menurutnya, ketangguhan Negara Kesatuan Republik Indonesia telah berulang kali dibuktikan, baik kepada rakyat maupun kepada para pemimpinnya sendiri.

Pamer Capaian MBG

Prabowo menyoroti capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Taklimat Awal Tahun 2026.

Dalam arahan itu, ia menyebut program yang ia rancang sejak awal masa pemerintahannya telah berhasil menjangkau puluhan juta penerima manfaat hanya dalam waktu satu tahun.

"Untuk itu kita telah melihat contoh-contoh banyak negara dan kita canangkan makan bergizi ini kita mulai dengan 6, pada tanggal 6 Januari 2025, hari ini adalah 6 Januari 2026 dan kita sudah mencapai hari ini dilaporkan kepada saya 55 juta penerima manfaat, 55 juta, 55 juta anak-anak Indonesia menerima makan tiap hari, dan termasuk ibu-ibu hamil," katanya.

Ia kemudian membandingkan capaian itu dengan Brasil, yang butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat pada program serupa.

Meski demikian, ia mengakui adanya kekurangan dan penyimpangan dalam pelaksanaan program berskala besar tersebut. Namun, ia menegaskan pemerintah terus melakukan evaluasi dan pengawasan agar target zero defect dapat dicapai.

Terharu Anak-anak Dapat MBG

Prabowo mengaku terharu melihat antusiasme anak-anak terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan Prabowo usai menunjukkan video anak-anak penerima MBG saat memberikan arahan dalam Taklimat Awal Tahun 2026 di Hambalang, Bojong Koneng, Jawa Barat, Selasa (6/1).

"Saya tidak paham manusia macam mana yang tidak tergerak hatinya melihat anak-anak seperti itu, Saya tidak paham. Hai orang-orang pintar, hai orang-orang pintar yang ngejek lihatlah dengan mata dan hatimu rakyat kita anak-anak itu," kata Prabowo.

Ia bahkan mengaku sedih sekaligus tersentuh saat mendengar anak-anak di daerah bertanya kapan mereka akan menerima MBG.

"Saya sedih kalau saya ke daerah-daerah anak-anak panggil saya teriak saya Pak kapan kami terima MBG? Dan kita lihat video klip bagaimana kendaraan MBG datang, rakyat menunggu menyambut," ucapnya.

Prabowo Bangga Kinerja Kabinet

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja jajaran Kabinet Merah Putih dalam arahanya.

"Saudara-saudara! Walaupun mungkin tidak terlalu sering saya kumpulkan saudara-saudara. Saudara-saudara telah bekerja dengan penuh inisiatif, dengan penuh pemahaman, keberanian. Karena saudara-saudara, mengambil keputusan, mengambil inisiatif itu membutuhkan keberanian," kata Prabowo.

Ia menekankan kepemimpinan sejati menuntut keberanian untuk bertindak berdasarkan pemahaman atas arah besar dan tujuan strategis pemerintahan.

Prabowo juga menegaskan rasa terima kasihnya kepada para pembantu inti pemerintahan yang dinilainya telah bekerja keras menopang jalannya pemerintahan.

Prabowo: Kita Harus Siap Dihantam, Orang Jahat Ejek Berarti Kita Benar

Prabowo Subianto mengajak semua menteri dan kepala lembaga lainnya untuk terus bekerja keras mensejahterakan rakyat. Dalam perjalanannya, pasti ada fitnah yang ditujukan kepada pemerintah.

Karena itu, Prabowo meminta semua untuk terus maju dan tidak ragu dalam melangkah. Selama niat dan langkah yang ditentukan benar, tidak perlu lagi takut dengan pihak mana pun.

"Jadi kita harus siap kalau kita dihantam, difitnah, kita diejek kita terima itu sebagai kebanggaan. Kalau orang jahat mengejek kita, berarti kita benar dan kita harus terus melaksanakan dan membela kebenaran," ujar Prabowo.

"Kita pasti dimaki, kita pasti difitnah karena banyak kekuatan, tidak hanya di negara kita, banyak kekuatan memang berada di pihak yang seneng di alam penuh korupsi, penuh penyelewengan, penuh penipuan. Mereka ingin kaya di atas penderitaan rakyat kecil," tambah dia.

Prabowo menegaskan, program dan langkah yang sudah dilakukan berada di jalan yang benar. Sekali lagi, Prabowo menegaskan untuk tidak ragu-ragu.

Prabowo Beri Teguran ke Menteri

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memberikan teguran kepada jajaran kementerian saat memimpin retreat Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bojong Koneng, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Prasetyo menjelaskan, teguran yang disampaikan Presiden bukan dalam konteks memarahi, melainkan untuk memacu semangat kerja para menteri dan kepala lembaga.

"Teguran dalam artian melecut semangat, iya. Karena Bapak Presiden memang benar-benar menghendaki kita semua bekerja dengan jauh lebih cepat lagi, terutama di beberapa bidang yang bersifat penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya," kata Prasetyo kepada wartawan di lokasi.

Menurut Prasetyo, Presiden secara khusus menyoroti sejumlah program yang dinilai harus segera dipercepat pelaksanaannya. Salah satunya adalah pembangunan kampung-kampung nelayan serta program pembuatan kapal-kapal tangkap ikan yang dinilai memiliki dampak ganda bagi perekonomian rakyat.

Lebih lanjut, ia menambahkan, Presiden menilai program-program tersebut penting karena bersifat padat karya sekaligus mampu meningkatkan produksi protein dari sektor perikanan guna memperbaiki asupan gizi masyarakat secara luas.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Borobudur Jadi Ruang Doa Bersama Umat Buddha Dunia
• 10 detik lalumetrotvnews.com
thumb
Lazio vs Fiorentina, Lazio Tahan Imbang Fiorentina 2-2
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Heboh Draft Perpres Tugas TNI Urusi Terorisme, Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Potensi Pelanggaran HAM
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Dinas Bina Marga DKI Tegaskan Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dilakukan Malam Hari
• 6 jam lalumerahputih.com
thumb
MUI Nilai Pilkada Lewat DPRD Perlu Dikaji Ulang Demi Kemaslahatan Publik
• 7 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.