Jakarta, IDN Times - Kelompok paramiliter Venezuela, Colectivos, pada Selasa (6/1/2026), mengadakan operasi pembersihan untuk mencari warga yang mendukung serangan Amerika Serikat (AS) ke Venezuela. Kelompok dari warga sipil itu diketahui dibekali senjata berlisensi resmi.
Patroli Colectivos menggunakan sepeda motor itu dilakukan menyusul perintah dari Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez. Operasi ini dilakukan setelah penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro oleh pasukan elite AS pada akhir pekan lalu, dilansir The Latin Times.
Sehari sebelumnya, Parlemen Venezuela resmi melantik Rodriguez sebagai presiden sementara di Venezuela. Perempuan berusia 56 tahun itu sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden di bawah pemerintahan Maduro sejak 2018.




