Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang saat ini menjabat Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat meyakini tidak ada maksud lain dari kelakar Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut "PKB harus diawasi terus".
Hal ini dia ungkapkan terkait perkataan Presiden Prabowo pada sesi pembuka retret di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Selasa (7/1/2026).
Di penghujung taklimat awal tahun 2026-nya yang disampaikan saat sesi pembuka retret, Presiden Prabowo kembali menegaskan koalisi partai pendukung pemerintah kuat.
Setelah itu, Kepala Negara pun berkelakar bahwa PKB yang dipimpin Muhaimin harus diawasi terus.
"Di sini koalisi kita kuat ya? Ketua-ketua partai semua ada di sini ya? Ada. Ketua PKB ada? Oh kayak Pak PKB yang harus diawasi terus nih," ujar Prabowo sambil menutup sesi taklimatnya untuk Kabinet Merah Putih.
Terkait hal ini, Muhaimin meyakini tidak ada maksud lain dari kelakar tersebut.
"Ya (itu) bercanda, bercanda," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, dia membantah saat ditanya mengenai kelakar itu sebagai sinyal adanya kekhawatiran terhadap manuver politik PKB di kemudian hari.
"Enggak, enggak, enggak. Bercanda. Begitu-begitu biasalah. Sering begitu," ujarnya.
Menurut dia, kelakar semacam itu biasa dialamatkan kepada partainya terlepas dari adanya ketua umum partai lain dalam ruangan berlangsungnya retret.
"Sering begitu. Bercanda begitulah," ujarnya lagi.
Untuk diketahui, sebelum bergabung dalam koalisi partai pendukung pemerintah, PKB sempat berkontestasi dengan Prabowo saat Pilpres 2024.
Kala itu, Prabowo yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka berhadapan dengan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Saat itu, pasangan Anies-Muhaimin diusung PKB, PKS dan NasDem.
Usai Pilpres dimenangkan Prabowo-Gibran, PKB, PKS dan NasDem pun menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Presiden Prabowo.
Dalam susunan Kabinet Merah Putih, PKB dan PKS juga mendapatkan jatah kursi di antaranya Muhaimin yang merupakan Ketua Umum PKB menjabat Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Yassierli, teknokrat yang diusulkan PKS, sekarang menjabat Menteri Ketenagakerjaan. (ant/nsi)


