Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaporkan progres pembangunan hunian sementara (huntara) mencapai 75 persen.
IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaporkan progres pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang mencapai 75 persen. Adapun sebanyak 7 blok akan selesai pada sabtu 10 Januari mendatang.
"Kami berkomitmen untuk mensupport penuh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Huntara ini dibangun agar masyarakat terdampak dapat segera tinggal di tempat yang lebih layak, aman, dan bermartabat. Selain hunian, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan sarana air bersih dan sanitasi," kata Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangan resmi, Rabu (7/1/2026).
Pembangunan huntara direncanakan terdiri atas 7 blok bangunan modular dengan kapasitas masing - masing blok 12 kepala keluarga (KK) di Gampong Bundar, Aceh Tamiang. Dari total 7 blok utama, satu blok masih difungsikan sementara sebagai area penyimpanan material karena posisinya berada di bagian depan lokasi dan berbatasan langsung dengan jalan.
Secara keseluruhan, huntara Aceh Tamiang dirancang untuk menampung sekitar 84 KK atau sekitar 336 jiwa dalam satu lokasi. Setiap blok dapat menampung hingga 12 KK atau sekitar 48 orang.
Kawasan huntara ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain toilet komunal, instalasi listrik dan pencahayaan, serta jaringan air bersih dan sanitasi guna menunjang aktivitas dan kebutuhan dasar warga selama masa tinggal sementara.
Selanjutnya dari sisi teknis, huntara dibangun menggunakan sistem bangunan modular dengan struktur rangka baja ringan yang dirancang kuat, cepat dibangun, dan tetap memberikan kenyamanan bagi penghuni.
Tahapan pekerjaan meliputi pembangunan pondasi, pemasangan rangka modular, dinding dan atap baja ringan, hingga pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).
(NIA DEVIYANA)




