JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh menteri di Kabinet Merah Putih bekerja lebih cepat, cerdas, dan berani berpikir di luar kebiasaan untuk menciptakan terobosan baru.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pesan tersebut usai retreat di Hambalang, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026.
“Seluruh jajaran harus bekerja cepat, cerdas, tidak normatif, dan mampu berpikir out of the box untuk menemukan terobosan demi percepatan pencapaian program nasional,” kata Prasetyo.
BACA JUGA:Pembersihan Lumpur di 52 Fasilitas Umum Aceh Tamiang Capai 60 Persen, Kementerian PU Percepat Pemulihan
BACA JUGA:Pemerintah akan Kaji Aturan Polisi Pakai Bodycam dalam KUHAP Baru
Prabowo juga menekankan pentingnya kerja sama lintas kementerian, meninggalkan kepentingan pribadi atau ego sektoral, serta segera mencari solusi jika muncul kendala agar program pemerintah 2026 berjalan lancar.
"Orientasi kerja harus sepenuhnya untuk kepentingan bangsa dan negara serta masyarakat, dengan meninggalkan kepentingan pribadi dan ego sektoral. Apabila terjadi permasalahan, seluruh pihak diminta segera mencari titik temu agar program dapat berjalan dengan baik," imbuhnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan teguran kepada sejumlah menteri dalam retreat di Hambalang, Selasa, 6 Januari 2026.
Pras menyebut dalam retreat tersebut, Prabowo meminta agar menteri di Kabinet Merah Putih bekerja lebih cepat lagi.
"Teguran dalam artian melecut semangat, iya. Karena Bapak Presiden memang benar-benar menghendaki kita semua bekerja dengan jauh lebih cepat lagi, terutama di beberapa bidang yang bersifat penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya," kata Prasetyo di Hambalang, Selasa.
BACA JUGA:Sindikat Penyalur Pekerja Migran Pakai Surat Ancaman Tekan Keluarga, Menteri P2MI Buka Suara
BACA JUGA:Sejarah Baru: Indonesia Kini Punya Aset Hotel di Makkah, Buah Diplomasi Prabowo
Ia mencontohkan sejumlah program itu diantaranya pembangunan kampung nelayan. Pras mengatakan Prabowo meminta agar kampung nelayan dipercepat agar meningkatkan produksi protein.
"Jadi beliau memang ingin sesegera mungkin program-program tersebut karena bersifat selain padat karya juga itu akan meningkatkan produksi protein kita dari sektor perikanan untuk kita bisa meningkatkan asupan protein bagi seluruh rakyat kita," jelasnya.




