Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh satuan pendidikan menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan menggembirakan bagi peserta didik, khususnya pada hari pertama masuk sekolah semester genap.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq menekankan bahwa Kemendikdasmen tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah.
"Kita ingin menciptakan lingkungan sekolah yang betul-betul aman, ramah, nyaman, dan menggembirakan. Kita tidak membiarkan setiap perbuatan yang menjurus pada tindakan kekerasan, perundungan, bully, mengejek, apalagi kekerasan fisik maupun verbal di sekolah," kata Fajar dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Rabu, 7 Januari 2026.
Menurutnya, sekolah harus menjadi rumah kedua bagi para siswa, tempat mereka merasa aman dan bahagia dalam menjalani proses belajar.
Oleh karena itu, Fajar mengajak seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik, untuk bersama-sama menjaga iklim pendidikan yang positif dan bebas dari kekerasan.
"Sebagaimana anak-anak merasa aman dan nyaman di rumah, di sekolah pun harus demikian. Tanggung jawab ini milik kita semua," ujarnya.
Wamendikdasmen juga menyoroti peran penting guru dalam mendampingi siswa sebagai generasi emas dan calon pemimpin bangsa di masa depan.
Ia berharap para pendidik terus membimbing dan memotivasi peserta didik agar berani bermimpi dan mempersiapkan diri sejak dini.
"Anak-anak inilah calon pemimpin bangsa ke depan. Mohon diterima dan dibimbing dengan penuh kesabaran dan keteladanan. Gantungkan cita-cita setinggi langit," ucapnya.
Editor: Redaksi TVRINews





