BOGOR, KOMPAS - Lahan untuk Kampung Haji Indonesia di tanah suci siap dibangun tahun ini menyusul akuisisi lahan seluas 4,9 hektar di kawasan Thakher, Mekkah, Arab Saudi. Akuisisi juga mencakup sebuah hotel bintang empat berkapasitas 1.461 kamar yang siap digunakan di musim haji tahun depan.
Kepastian kepemilikan lahan ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2025). "Untuk pertama kalinya kita bisa memiliki Kampung Haji di Arab," ujarnya kepada wartawan.
Dalam retret Hambalang yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Selasa sore hingga malam, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan P Roeslani melaporkan bahwa Pemerintah Indonesia memenangkan lelang atas lahan seluas 4,9 hektar di kawasan Thakher. Hal ini juga disebutnya sebagai buah diplomasi Presiden Prabowo sehingga untuk pertama kalinya Pemerintah Arab Saudi mengubah aturan sehingga sebuah negara bila bisa memiliki aset di Arab Saudi.
BPI Danantara memproses akuisisi lahan untuk kampung haji sejak Agustus 2025. Namun, proses akuisisi baru bisa dirampungkan Januari 2026 karena menanti pengesahan kepemilikan sejumlah aset oleh Pemerintah Arab Saudi.
Mengacu pada peraturan perundang-undangan Arab Saudi, pengurusan kepemilikan hotel dan lahan milik negara lain baru bisa dilakukan setidaknya pada Januari 2026 (Kompas.id, 17 Desember 2025).pr
Dengan rampungnya akuisisi, Pemerintah Indonesia memiliki lahan seluas 4,9 hektar yang akan dibangun menjadi kampung haji. Selain itu, hotel berkapasitas 1.461 kamar yang sudah siap digunakan juga resmi menjadi milik Indonesia.
Di lahan itu, menurut Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta 17 Desember lalu, pemerintah berencana membangun hotel yang terdiri dari 13 menara serta sebuah mal dengan anggaran sekitar 700—800 juta dollar AS. Dengan begitu, sebanyak 23.000 jemaah haji dari Indonesia bisa ditampung di sana.
”Kita akan menggambar dan akan mulai pembangunannya rencana pada Q-4 (triwulan IV) pada 2026 atau di tahun depan,” ujarnya.
Dalam rencana kerja Danantara, triwulan pertama 2026 akan dipilih kontraktor yang akan mengerjakan proyek ini. Rancang bangun Kampung Haji akan dilakukan sepanjang triwulan ketiga 2026. Adapun peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan dilangsungkan triwulan keempat 2026. Hotel pertama yang dibangun ini diperkirakan bisa beroperasi pada 2029.
Selain kompleks hotel dan mal, pemerintah juga akan membangun terowongan yang menghubungkan Kampung Haji Indonesia dengan Masjidil Haram. Terowongan bernama ”Al-Hujun Tunnel” itu berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Jarak tersebut lebih dekat ketimbang terowongan lain yang kini paling dekat berjarak sekitar 4,5-6 kilometer dari Masjidil Haram.
Menurut Prasetyo, di kampung haji juga akan dibangun klinik, food court, maupun beragam fasilitas lain yang menunjang para jemaah Indonesia.
Kita akan menggambar dan akan mulai pembangunannya rencana pada Q-4 (triwulan IV) pada 2026 atau di tahun depan.
Adapun hotel berkapasitas 1.461 kamar yang sudah berdiri dan kini menjadi milik Pemerintah Indonesia di kawasan Thakher, menurut Rosan seusai Retret Hambalang, Selasa (6/1/2025), sedang disurvei oleh Kementerian Haji. Sebelumnya, hotel ini bernama Novotel Makkah Thakher City.
Terkait nama kampung haji Indonesia ini, menurut Prasetyo, Presiden Prabowo masih mempertimbangkannya. Selain itu, nama ini akan didiskusikan pula dengan Pemerintah Arab Saudi.
Selain kawasan Thakher, Pemerintah Indonesia juga sedang mengikuti lelang lahan di lokasi lain, yakni di Western Hindawiyah. Sama halnya dengan kawasan Thakher, lokasi itu juga berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Sampai saat ini, lelang lahan di Western Hindawiyah masih berlangsung.
Presiden Prabowo sejak awal berharap Indonesia memiliki kampung haji sendiri supaya bisa memfasilitasi jemaah haji maupun jemaah umroh. Setiap tahun, lebih 220.000 jemaah Indonesia menunaikan ibadah di musim haji. Jemaah umroh yang ke tanah suci pun mencapai 1,8 juta orang.
Gagasan membangun Kampung Haji Indonesia mulai direalisasikan pada Agustus 2025. Pemerintah berencana membangun kawasan terpadu yang menghadirkan layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, serta fasilitas kesehatan untuk para anggota jemaah. Fasilitas kesehatan menjadi salah satu prioritas mengingat pada musim haji 2025, terdapat 447 anggota jemaah haji Indonesia yang meninggal di Arab Saudi.
Keberadaan kampung haji juga diharapkan bisa memangkas biaya haji secara signifikan. Sebab, selama ini jemaah tersebar di berbagai tempat yang terpisah dan jauh dari Masjidil Haram.
Presiden Prabowo pun sempat membicarakan rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia saat bertemu dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman saat mengadakan kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi, Juli lalu.
Pembicaraan diperkuat saat Prabowo berbincang dengan Mohammed bin Salman melalui sambungan telepon, 10 Desember lalu.prasetyoo hadiPrasetyo melanjutkan, upaya untuk meningkatkan layanan dalam ibadah haji dilakukan pula dengan menambah frekuensi penerbangan dari tanah air ke tanah suci. "Ini akan mengurangi waktu tunggu supaya tidak lagi 40 hari, tapi bisa seperti Malaysia, setidaknya 31 hari
”Memangkas waktu tunggu juga berarti mengurangi biaya," tutur Prasetyo seusai Retret Hambalang.



