Liputan6.com, Jakarta - Penolakan warga Kota Serang terhadap rencana penampungan sampah dari Kota Tangerang Selatan membuat Pemerintah Kota Serang menangguhkan sementara kerja sama pembuangan sampah Tangsel ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Tangsel mengalihkan pembuangan sampah ke wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Advertisement
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan, kendala teknis di daerah mitra tidak akan melumpuhkan sistem pengelolaan sampah di wilayahnya. Penghentian pengiriman sampah ke TPAS Cilowong, kata dia, bersifat sementara.
“Saya sampaikan dengan tegas kepada masyarakat, Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak berhenti bekerja dan tidak menyerah. Penghentian pengiriman ke Cilowong ini bersifat sementara,” ujar Benyamin dalam keterangan tertulis, Rabu (7/1/2026).
Sebagai solusi jangka pendek, Benyamin menjelaskan bahwa mulai Rabu (7/1/2026), Pemkot Tangsel telah menjalin kesepakatan untuk mengalihkan pembuangan sampah ke Cileungsi. Sebanyak 200 ton sampah per hari akan dikirim ke lokasi tersebut selama 14 hari ke depan.
Langkah tersebut diambil untuk memastikan tidak terjadi penumpukan sampah di kawasan permukiman maupun ruang publik di Tangsel.
“Saya sudah instruksikan seluruh jajaran terkait untuk bergerak cepat dan terkoordinasi. Penanganan titik prioritas, pengaturan ritase armada, dan penguatan pengelolaan di tingkat hulu terus kami lakukan,” katanya.



