Ahli etiket sering menegaskan bahwa kelas sejati terlihat dari cara seseorang membawa diri. Kamu pasti pernah bertemu orang yang tutur katanya hangat, sikapnya tenang, dan kehadirannya terasa nyaman. Tanpa usaha berlebihan, mereka tampak percaya diri dan tulus.
Mereka tidak berisik, tapi selalu diperhatikan. Mereka tidak mendominasi, tetapi tetap dihormati. Sikap seperti ini sering disebut sebagai ciri orang berkelas, meskipun tidak selalu berkaitan dengan status sosial atau kekayaan.
Jodi R. R. Smith, seorang pakar etiket sekaligus pendiri Mannersmith, menjelaskan bahwa makna “kelas” telah berubah. Dahulu, kelas sering dikaitkan dengan kekayaan. Kini, kelas lebih dekat dengan kecerdasan emosional, kesopanan, dan cara berkomunikasi.
Menurut Smith, salah satu kebiasaan yang bisa dilatih adalah kemampuan menahan diri. Orang yang berkelas tahu kapan harus berbagi, dan kapan harus menyimpan sesuatu, terutama di ruang publik dan media sosial.




