Ditanya Alasan Pelibatan TNI Jaga Sidang Nadiem, JPU Diam Seribu Bahasa

disway.id
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim tidak diberikan kesempatan untuk memberi pernyataan kepada awak media usai sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin, 5 Januari 2026.

Setelah sidang itu selesai, tim Kejaksaan diduga tidak memberikan izin kepada Nadiem untuk melakukan sesi wawancara kepada wartawan.

BACA JUGA:Tabel Angsuran KUR BCA 2026 Pinjaman Rp500 Juta, Cek Syarat dan Cara Pengajuan

BACA JUGA:Pemerintah Kebut 18 Proyek Hilirisasi, 6 Proyek Mulai Ground Breaking Mulai Januari 2026

Padahal, awak media telah menanti di luar ruang sidang sejak pagi hari. 

Mereka langsung mengawal suami Franka Franklin itu dengan penjagaan ketat. Di tengah pengawalan tersebut Nadiem hanya sempat menyampaikan pernyataan singkat sebelum dibawa kembali ke ruang tahanan.

"Berhenti mengkriminalisasi kebijakan, saya tidak menerima sepeser pun," kata Nadiem sembari berjalan menuju mobil tahanan.

Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), Roy Riady, akhirnya suara atas insiden tersebut. Ia bilang bahwa kondisi kesehatan dan keterbatasan waktu menjadi pertimbangan utama.

BACA JUGA:IHSG Gagah! Bursa AS Kerek Pergerakan Saham ke Level Positif

BACA JUGA:Nenek Elina Laporkan Lagi Samuel 'Mafia Tanah' ke Polda Jatim atas Dugaan Pemalsuan Dokumen!

"Oh ini kan ngelihat waktu, mengingat waktu. Pak Nadiem juga capek. Pak Nadiem kan habis operasi, sudah 2 jam lebih segala macam, seperti itu," kata Roy kepada awak media, dikutip Selasa, 6 Januari 2026.

Tak berhenti di situ, awak media mencoba menggali lebih dalam alasan JPU enggan memberikan statement kepada Nadiem. Padahal eks pendiri Gojek itu sudah berjanji dan bersedia untuk dimintai keterangan. 

"Ya kita lihat, kita lihat situasi kalau beliau mungkin ini nih ya, waktunya udah, udah habis operasi ya," ungkapnya.

BACA JUGA:Benny Sagi Hakim yang Adili Kasus Korupsi Netanyahu Tewas, Sepeda Motor Hancur Ditabrak Mobil

Roy turut menjelaskan alasan diterapkannya pengamanan ketat, termasuk keterlibatan unsur TNI, dalam persidangan Nadiem. Ia menegaskan langkah tersebut semata-mata diambil demi menjaga keamanan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kepala BGN Jamin Dampingi Siswa-Guru SDN Kalibaru Korban Mobil SPPG
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Islah Bahrawi Ungkap Pernah Beri Wejangan ke Ridwan Kamil: Semoga dia Masih Ingat
• 18 jam lalufajar.co.id
thumb
Viral Ayah Prada Lucky Ditangkap di Pelabuhan Kupang
• 12 jam laludetik.com
thumb
Seskab Teddy Bertemu Menteri PU-BP BUMN, Bahas Hunian-Fasum Rusak di Sumatera
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
”Ledakan” Sampah di Tangsel, dari Jalan Raya sampai TPA
• 22 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.