Strategi Bisnis Beyondtech untuk Topang Kinerja pada 2026

wartaekonomi.co.id
1 hari lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Beyondtech menyiapkan sejumlah strategi bisnis untuk tahun 2026. Di antaranya, perusahaan teknologi ini akan berfokus pada perluasan kehadiran regional dan penguatan komunitas, serta peningkatan visibilitas online dan offline. 

Selain itu, perusahaan akan mempercepat pengembangan kemitraan layanan keuangan hingga edukasi literasi dan keamanan keuangan digital. Penguatan kepercayaan sebagai brand remitansi nasional juga akan menjadi fokus Beyondtech tahun ini. 

“Seluruh inisiatif ini diarahkan pada satu tujuan yakni menjadikan Beyondtech sebagai salah satu brand remitansi dan pembayaran paling dipercaya di Indonesia,” kata Direktur Beyondtech Maulana di Jakarta, Selasa (6/1).

Maulana menegaskan, memasuki 2026 perusahaan juga akan didukung kepemimpinan yang kuat dengan jajaran yang mencerminkan keseimbangan antara pengawasan strategis, eksekusi operasional, dan kepatuhan terhadap regulasi.

Baca Juga: Fintech dan Super Apps Jadi Mesin Inklusi Ekonomi

Alan Maulana menjabat sebagai Komisaris Utama sekaligus Board of Founder. Lalu, Priadi Santoso sebagai Komisaris, Maulana sebagai Direktur sekaligus Board of Founder, dan Rizky Fadhilla Anwar sebagai Associate Director. 

“Kehadiran dua figur baru di jajaran kepemimpinan Beyondtech merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi yang telah dibangun selama ini. Pengalaman dan sudut pandang yang mereka bawa menambah kedalaman dalam pengambilan keputusan, sekaligus memperkuat stabilitas dan disiplin organisasi. Kami percaya langkah ini akan membuat Beyondtech semakin siap menghadapi dinamika industri pembayaran yang terus berkembang, dengan pijakan yang semakin kokoh,” tambah dia.

Beyondtech, lanjut Maulana, memandang industri pembayaran punya prospek menjanjikan tahun ini. Oleh karena itu, pihaknya terus mengusung teknologi virtual assistant bernama Kartini. Kartini menjadi simbol identitas inklusif perusahaan pengingat bahwa teknologi pembayaran harus tetap manusiawi, mudah diakses, dan memberdayakan semua lapisan masyarakat.

“Kami berkomitmen penuh untuk membangun pertumbuhan yang berkelanjutan di industri pembayaran dan remitansi Indonesia,” tegas dia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rencana AS Kuasai Greenland, Beri Efek pada Kurs Rupiah
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pramugari Gadungan Ditangkap di Bandara Soetta, Batik Air Buka Suara!
• 6 jam laludisway.id
thumb
Info A1: Dubes Tommy Bicara Renov KBRI Singapura-Siasati Dana Promosi Rp 1,4 M
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Jakarta Diguyur Hujan Ringan Hari Ini, Waspada Kelembapan Udara Meningkat
• 21 jam lalusuara.com
thumb
4.535 SPPG Punya SHLS, Wamenkes Sebut Prosesnya Ketat
• 17 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.