Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) setelah sebelumnya disuspensi. Pembukaan suspensi tersebut berlaku mulai sesi I pada 7 Januari 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
"Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00007/BEI.WAS/01-2026 tanggal 5 Januari 2026 perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 7 Januari 2026," kata BEI.
Sebelumnya, penghentian sementara perdagangan dilakukan sebagai langkah perlindungan bagi investor, menyusul lonjakan harga saham FIRE yang dinilai terlalu signifikan.
Baca Juga: IHSG Buka Perdagangan Hari Ini ke Level 8.959, Saham INPC Meroket 24%
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan, "Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) pada tanggal 6 Januari 2026."
Sebelum disuspensi, pada perdagangan Senin, 5 Januari, saham FIRE ditutup melonjak 34,48% ke level Rp234. Dalam sebulan terakhir, pergerakan saham ini bahkan mencatat kenaikan hingga 138,78%. Setelah suspensi dicabut pada Rabu (7/1), saham FIRE kembali melanjutkan penguatan dengan naik 18,80% ke harga Rp278.
Baca Juga: PADI hingga HUMI, Perdagangan 4 Saham Ini Dihentikan Sementara
Tak hanya FIRE, saham PT Kioson Komersial Indonesia Tbk. (KIOS) juga keluar dari status suspensi. Sebelum dihentikan sementara, saham KIOS tercatat menguat 24,30% ke level Rp266, dengan lonjakan 101,52% dalam sepekan dan melesat 245,45% dalam sebulan. Namun, setelah kembali diperdagangkan, saham KIOS justru terkoreksi tipis -0,75% ke posisi Rp264.





