Pemerintah tidak lagi sekadar menilai kehadiran atau kepatuhan administratif, tetapi juga menuntut hasil kerja yang konkret. Dalam konteks ini, digitalisasi sistem penilaian kinerja menjadi sebuah keniscayaan.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menghadirkan sebuah platform nasional yang dirancang untuk menjawab tantangan tersebut. Aplikasi yang dikenal dengan nama e-Kinerja BKN ini menjadi instrumen penting dalam memotret kinerja ASN secara berkelanjutan, mulai dari perencanaan sasaran kinerja, pelaporan aktivitas harian, hingga evaluasi secara terintegrasi.
e-Kinerja BKN tidak berdiri sendiri. Sistem ini terhubung dengan basis data kepegawaian nasional, sehingga hasil penilaian kinerja memiliki implikasi langsung terhadap berbagai aspek manajemen ASN.
Seiring penerapannya yang semakin luas di instansi pusat maupun daerah, pemahaman mengenai e-Kinerja BKN menjadi hal penting bagi ASN. Untuk lebih lengkapnya, yuk pelajari apa itu e-kinterja BKN! Apa itu e-Kinerja BKN? Melansir laman kinerja.bkn.go.id, e-Kinerja BKN adalah aplikasi berbasis web resmi BKN. Laman ini dirancang untuk mengelola, memantau, dan mengevaluasi kinerja ASN secara digital.
Sistem ini menggantikan proses penilaian manual. Sehingga dilakukan pendekatan digital yang terintegrasi, sehingga kinerja ASN bisa dilaporkan harian, terukur, dan akuntabel.
Penerapan e-kinerja BKN dilandasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai ASN. Termasuk juga sudah diterbitkan Surat Edaran Kepala BKN Nomor 11 Tahun 2023.
Baca Juga :
Masih Ada Harapan, Begini Kata Menkeu Purbaya Soal Wacana Gaji PNS 2026 NaikBerikut ini cara login dan fitur utama e-Kinerja BKN: Cara login e-Kinerja BKN
- Buka situs resmi: https://kinerja.bkn.go.id
- Masukkan Username: NIP ASN
- Masukkan Password
- Verifikasi MFA (jika diaktifkan)
- Masukkan kode dari Google Authenticator atau metode MFA lain yang sudah ditetapkan
- Masuk ke dashboard
- Login berhasil
- Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penilaian kinerja ASN
- Dasar keputusan pengembangan SDM, misalnya pelatihan, promosi, atau mutasi
- Mempermudah supervisi dan evaluasi kinerja secara real-time
- Data kinerja terintegrasi dan konsisten dalam satu sistem nasional
- Mendukung manajemen ASN yang berbasis data
- Mempercepat layanan kepegawaian lain seperti kenaikan pangkat
- Penilaian kinerja lebih efisien dan efektif tanpa proses manual.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5307153/original/098770300_1754459746-1000192530.jpg)


