Kunjungan Presiden Prabowo Pacu Semangat Sekolah SMAN 4 Aceh Tamiang

tvrinews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Aceh Tamiang

Kepala SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Saiful, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas perhatian langsung kepada masyarakat Aceh pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut pada akhir November lalu.

Dua kali kunjungan Presiden ke Aceh dinilai menjadi suntikan semangat bagi guru dan siswa untuk kembali bangkit.

"Untuk Bapak Presiden, saya ucapkan terima kasih banyak. Selama bencana ini beliau sudah dua kali berkunjung ke Aceh dan membawa bantuan. Dengan semangat beliau, sekolah ini bisa kembali beraktivitas," kata Saiful dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Rabu, 7 Januari 2026.

Lebih lanjut, Saiful mengatakan bahwa para siswa SMAN 4 Kejuruan Muda telah kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar dan memulai semester genap. 

Aktivitas sekolah dapat berjalan kembali setelah dilakukan pembersihan dan pemulihan secara gotong royong oleh berbagai unsur, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, hingga relawan.

Menurutnya, kondisi sekolah kini sudah jauh lebih baik. Ruang-ruang kelas yang sebelumnya terdampak lumpur banjir telah dibersihkan dan sebagian besar dapat digunakan kembali. Aliran listrik juga sudah kembali normal, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung.

"Dengan mulai sekolah ini, saya sangat bergembira melihat guru-guru dan anak-anak begitu semangat serta antusias kembali ke sekolah. Selama ini kondisinya berbeda karena kami semua terdampak banjir. Bahkan, satu orang siswa kami meninggal dunia," ungkapnya.

Kemudian Saiful menuturkan, pihak sekolah melakukan berbagai persiapan agar kegiatan belajar mengajar bisa dimulai tepat waktu, termasuk mengajak para guru bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah. Inisiatif tersebut, kata dia, disambut positif oleh seluruh tenaga pendidik.

"Tanpa saya paksa. Saya minta, bagi yang ringan langkah, tidak ada kendala apapun yang bisa hadir-hadir di sekolah. Alhamdulillah disambut baik oleh rekan-rekan, kolega, kawan-kawan guru semua," tuturnya.

Selain gotong royong, Saiful juga mengambil kebijakan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membantu biaya pembersihan ruang kelas.

"Jangankan (sekolah) dia pikir keluarga sendiri pun udah nggak sanggup, apalagi anak-anak. Maka ya kebijakan saya lah, yang penting sekolah bisa bersih, anak-anak bisa cepat belajar, walaupun dengan kebijakan saya mungkin bertentangan dengan hukum," ujarnya.

Ia turut mengapresiasi perhatian Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), khususnya Menteri Abdul Mu’ti, yang datang langsung meninjau sekolah serta memberikan bantuan berupa school kit dan fasilitas belajar bagi siswa.

"Pak Menteri sudah meninjau langsung lingkungan sekolah kami, bangunan-bangunan mana yang rusak. Terus ke depan Pak Menteri sudah berjanji untuk memberikan bantuan perbaikan," imbuhnya.

Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti berharap bantuan yang diberikan dapat menumbuhkan kembali semangat belajar siswa. Ia juga mendorong sekolah-sekolah yang kondisinya telah pulih agar segera menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.

"Untuk yang masih dalam proses pembersihan, yang penting mereka tetap punya semangat belajar," ucap Mu’ti.

Kemendikdasmen, lanjutnya, telah menyiapkan kurikulum darurat yang dapat diterapkan secara fleksibel sesuai kondisi sekolah terdampak bencana.

"Yang penting mereka sekolah walaupun tidak pakai seragam. Semangat belajar anak-anak ini yang harus kita pupuk dan kita tingkatkan," lanjut Mu’ti.

Editor: Redaksi TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PT Micro Madani Institute Buka Lowongan Kerja untuk SMA/SMK-S1, Ini Kualifikasinya
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Tak Cuma Rusia! AS Hingga Kanada Mau Bangun Pembangkit Nuklir di RI
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Perang Modern Membuat Ancaman di Maritim Bisa Terjadi Hitungan Detik
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Tata Transportasi Publik, Pemkot Bogor Awasi Ketat Angkot
• 22 jam laluidntimes.com
thumb
Ekonom Nilai Sejumlah Program Strategis Nasional Minim Kajian Ilmiah
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.