Resmi! Hilmi Pemain Putra Jaya Pasuruan yang Melayangkan Tendangan Brutal di Dihukum Seumur Hidup

medcom.id
1 hari lalu
Cover Berita
Jakarta: Komite Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Jawa Timur akhirnya mengumumkan sanksi untuk pemain Putra Jaya Pasuruan, Hilmi Gimnastiar yang melayangkan tendangan brutal kepada pemain Perseta 1970 Tulungagung di ajang Liga 4 Jawa Timur.
 
Hilmi dijatuhi sanksi larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup. Ketua Komdis Asprov PSSI Jatim, Samiadji Makin Rahmat, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melakukan pemeriksaan dan menilai perbuatan Hilmi sebagai pelanggaran serius terhadap Kode Disiplin PSSI.
 
"Menendang pemain lawan hingga menyebabkan luka parah merupakan tindakan kekerasan yang termasuk pelanggaran berat. Komdis menjatuhkan hukuman tambahan berupa larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup," ujar Makin seperti dikutip dari Antara, Rabu 7 Januari 2026.
 
Insiden terjadi saat Putra Jaya Pasuruan menghadapi Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Gelora Bangkalan untuk memainkan babak 32 besar Grup CC Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026, Senin (5/1). Dalam putusan Komdis, Hilmi terbukti melanggar Pasal 48 juncto Pasal 49 Kode Disiplin PSSI setelah menendang pemain Perseta Firman Nugraha Ardhiansyah hingga mengalami luka parah di dada. Didenda Rp2,5 Juta Selain larangan beraktivitas seumur hidup, Komdis juga menjatuhkan denda Rp2,5 juta kepada Hilmi sesuai Pasal 78 Kode Disiplin PSSI. Hukuman ini bukan hanya untuk sekadar memberi efek jera kepada pelaku, tetapi juga menjadi pembelajaran bagi seluruh pemain untuk menjunjung sportivitas dan keselamatan di lapangan.
 
Meski demikian, putusan ini masih terbuka untuk upaya banding sesuai aturan yang berlaku.
  Baca juga: Tendangan Brutal Pemain Putra Jaya Pasuruan, Komdis PSSI Minta Hukuman Seberat-beratnya   Kronologi Tendangan Brutal Hilmi ke Pemain Perseta 1970
Aksi ini terjadi pada menit ke-72 saat skor 4-0 menjadi milik Perseta 1970. Kedua pemain hendak berebut setelah Firman melakukan salah umpan. 

Namun, alih-alih menggunakan cara yang fair play, Hilmi malah melakukan tindakan tanpa intensi merebut bola dengan melepaskan tendangan ke dada Firman. 
 
Insiden yang mencoreng sportifitas dan citra sepak bola Indonesia ini kemudian viral di media sosial. Tak lama berselang, Putra Jaya Pasururan akhirnya mengumumkan memberhentikan kontrak Hilmi.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemenperin fokus manfaatkan anggaran RO khusus untuk tiga hal
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Gubernur Sulut Ungkap Penanganan Medis dan Rencana Relokasi Warga Pascabanjir Bandang di Sitaro
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Arsenal Vs Liverpool, Laga Besar Menuju Perebutan Takhta Liga Inggris
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengelola Pasar Induk Kramat Jati Pastikan Perbaiki Tembok Jebol Usai Sampah Diangkut
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Diancam Trump, Pemimpin Sementara Venezuela Delcy Rodríguez: Tuhan Tentukan Nasib
• 4 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.