Praktis! Begini Cara Deteksi Kanker hingga Jantung Lewat Skrining BPJS

metrotvnews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta: Berkat kecanggihan teknologi, skrining BPJS Kesehatan kini dapat dilakukan melalui smartphone. Melalui layanan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan, masyarakat dapat melakukan skrining untuk mendeteksi berbagai jenis penyakit seperti kanker payudara, kanker usus, TBC, anemia, jantung hingga kanker serviks.

Untuk memanfaatkan layanan ini, Anda dapat melakukan cek skrining kesehatan melalui dua kanal yakni Mobile JKN dan website resmi BPJS, berikut adalah panduan skrining kesehatan melalui kedua platform tersebut:
  Cek skrining kesehatan melalui Mobile JKN

  • Buka Aplikasi 'Mobile JKN'.
  • Login menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), password terdaftar dan kode Captcha.
  • Pada halaman utama klik menu 'Skrining Riwayat Kesehatan'.
  • Klik 'Mulai' untuk mengisi kuesioner.
  • Isi pertanyaan skrining yang mencakup data diri, riwayat kesehatan keluarga, riwayat kesehatan pribadi dan pola hidup.
  • Setelah selesai mengisi tekan tombol 'Simpan' atau 'Kirim'.
  • Hasil skrining riwayat kesehatan akan ditampilkan oleh sistem pada layar gawai atau ponsel Anda.
  Cek skrining kesehatan melalui website BPJS
  • Buka browser dan akses https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/skrining
  • Login dengan memasukkan NIK, tanggal lahir dan kode Captcha.
  • Setelah data diverifikasi, Anda akan langsung diarahkan ke halaman kuesioner.
  • Isi pertanyaan kuesioner secara lengkap.
  • Setelah pertanyaan terisi klik 'Simpan'.
  • Hasil skrining riwayat kesehatan akan langsung ditampilkan oleh sistem di layar handphone Anda.
  Baca juga: Berapa Iuran BPJS Kesehatan? Ini Cara Cek Tagihannya

(Ilustrasi. Foto: banksinarmas.com)
  Manfaat skrining riwayat kesehatan
Terdapat beragam manfaat yang dapat dirasakan pengguna setelah mengisi skrining BPJS Kesehatan, di antaranya:
  1. Deteksi dini risiko penyakit Dengan melakukan skrining, Anda dapat mengetahui potensi penyakit kronis bahkan sebelum gejala fisik muncul. Semakin cepat terdeteksi, maka akan semakin besar peluang untuk melakukan pencegahan dini.
  2. Mencegah komplikasi lebih lanjut Jika hasil skrining menunjukkan risiko sedang atau tinggi, sistem akan menyarankan Anda untuk berkonsultasi ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Puskesmas. Langkah ini penting untuk mencegah penyakit berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius.
  3. Meningkatkan kesadaran pola hidup sehat Kuesioner ini juga berfungsi sebagai pengingat. Pertanyaan mengenai pola makan, olahraga, dan kebiasaan merokok secara tidak langsung memotivasi peserta untuk memperbaiki dan meningkatkan gaya hidup sehat. (Surya Mahmuda)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wamendagri Akhmad Wiyagus Apresiasi Penanganan Banjir Bandang di Sitiro Sulut
• 17 jam laludetik.com
thumb
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 414, Hari Ini Kamis 8 Januari 2026: Kedatangan Angelica Bikin Elite Squad Tegang
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Tiga Besar Hasil Seleksi Terbuka di 10 OPD Pemkab Tana Toraja Sudah di Tangan Bupati. Ini nama-namanya
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Lazio vs Fiorentina, Lazio Tahan Imbang Fiorentina 2-2
• 23 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.