Jakarta, IDN Times - Bantuan bagi korban banjir di tiga provinsi di Pulau Sumatra terus mengalir. Salah satu bantuan datang dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) berupa mobil penjernih air untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago pada Selasa (6/1/2026) mengirimkan 20 unit mobil penjernih air melalui jalur laut. Pengiriman dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan kapal ADRI milik TNI Angkatan Darat (AD). Mobil tersebut disiapkan untuk memasok air bersih bagi korban banjir di wilayah terdampak.
"Yang paling utama bagi kami yakni bagaimana kami cepat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Oleh karenanya saya menitipkan 20 unit mobil penjernih air," ujar Djamari dalam keterangan tertulis pada Rabu (7/1/2026).
Djamari menambahkan, satu unit mobil penjernih air telah lebih dulu dikirim ke Aceh dan sudah dimanfaatkan masyarakat di Bumi Serambi Mekkah. Selain bantuan air bersih, Kemenko Polkam juga berencana membangun sekitar 200 hunian tetap bagi korban banjir.
Hunian tersebut akan dibangun dalam satu kawasan atau kluster agar memiliki keseragaman desain dan fungsi.
"Kami buat karena kami tidak mau nanti di sebelahnya ada rumah lain lagi yang berbeda model dan tipe. Sehingga, lebih baik saya bikin satu kluster," tutur dia.
Djamari juga merencanakan pembangunan fasilitas pendukung, seperti musala dan ruang serba guna untuk aktivitas warga. Salah satu lokasi pembangunan hunian tetap berada di Desa Balee Panah, Kabupaten Bireuen, Aceh. Pada hari ini, Bupati Bireuen telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan hunian sementara di lokasi tersebut.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360704/original/079491800_1758721598-183356.jpg)

