Penulis: Sumali
TVRINews, Bojonegoro
Para petani bawang merah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyambut gembira hasil panen bawang pada musim hujan tahun ini. Selain panen yang melimpah, harga bawang merah di tingkat petani juga melonjak hingga Rp 30 ribu per kilogram.
Kondisi ini dirasakan oleh para petani di Desa Kepohkidul, Kecamatan Kedungadem. Rata-rata, hasil panen mencapai lebih dari 100 karung per petak lahan seluas 200 meter persegi, sementara harga bawang saat ini relatif tinggi dibandingkan masa panen tahun lalu.
“Harga bawang merah di tingkat petani sekarang sudah tembus Rp 30 ribu per kilogram, naik lebih dari 100 persen dibanding musim lalu yang hanya berkisar Rp 14 ribu per kilogram,” ujar Darmaji, Selasa, 6 Januari 2026.
Darmaji menambahkan, kualitas hasil panen tahun ini sangat bagus, sehingga harga yang tinggi membuat para petani bisa bernapas lega. Menurutnya, keuntungan yang diperoleh cukup sebanding dengan biaya perawatan dari penanaman hingga panen.
“Harga yang tinggi dan kualitas panen yang bagus membuat hasilnya sesuai dengan biaya perawatan. Ini sangat menguntungkan bagi para petani bawang merah,” tambah Darmaji.
Sebelumnya, para petani sempat was-was karena harga bawang merah di tingkat petani sempat terpuruk, berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram jelang masa panen.
“Sempat khawatir panen tidak sesuai harapan, tapi alhamdulillah, kualitas hasil panen saat ini jauh lebih bagus dan melimpah,” kata Darmaji.
Para petani berharap harga bawang merah yang tinggi ini dapat stabil hingga musim panen berakhir. Selain itu, mereka juga meminta dukungan pemerintah, terutama dalam hal akses benih unggul yang berkualitas, agar hasil panen berikutnya tetap optimal.
Editor: Redaksi TVRINews





