Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Pidie Jaya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan layanan dukungan psikososial kepada para siswa penyintas banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana, khususnya bagi kelompok anak-anak yang terdampak.
Layanan dukungan psikososial tersebut digelar di dua sekolah yang terdampak bencana, yakni SD Negeri 6 Simpang Tiga Meureudu dan MIN 1 Meureudu, dengan melibatkan fasilitator terlatih yang memberikan pendampingan secara terstruktur serta ramah anak.
Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, yang didampingi Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, Achmad Sudrajat, menegaskan bahwa pendampingan psikososial menjadi kebutuhan mendesak bagi anak-anak korban bencana.
“Anak-anak merupakan kelompok paling rentan saat bencana terjadi. Selain kehilangan rasa aman, mereka juga mengalami tekanan psikologis yang apabila tidak ditangani dengan tepat dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan mental dan emosional,”ujar Mahdum dalam keterangan tertulis, Rabu, 7 Januari 2026.
Mahdum menjelaskan, layanan psikososial ini bertujuan membantu siswa mengelola trauma, kecemasan, serta ketakutan akibat pengalaman bencana, sekaligus membangun kembali rasa aman dan kepercayaan diri mereka. Pendekatan yang diterapkan bersifat edukatif dan partisipatif, melalui permainan, diskusi kelompok, serta berbagai aktivitas kreatif yang disesuaikan dengan usia dan kondisi psikologis anak.
Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang pemulihan bagi anak-anak penyintas bencana. Oleh karena itu, pelaksanaan layanan psikososial di lingkungan sekolah diharapkan dapat membantu siswa kembali beradaptasi dan menjalani proses belajar dengan lebih baik.
“Kami berharap sekolah dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman, sehingga anak-anak bisa melanjutkan pendidikan tanpa dibayangi trauma akibat bencana,”jelasnya.
Mahdum menambahkan, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar, tetapi juga berkomitmen mendukung pemulihan mental dan emosional masyarakat terdampak, khususnya anak-anak.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan dampak bencana di Pidie Jaya dapat dilakukan secara menyeluruh dan tepat sasaran,” tegasnya.
Melalui rangkaian layanan psikososial tersebut, BAZNAS berharap anak-anak penyintas bencana di Pidie Jaya dapat bangkit dari trauma, kembali bersemangat belajar, serta melanjutkan pendidikan secara optimal.
Editor: Redaktur TVRINews





