Menkes soal Super Flu: Kalau Imunitas Baik, Makan dan Tidur Cukup, Bisa Sembuh

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat tidak panik menyikapi kemunculan super flu. Dia menegaskan, dengan menjaga imunitas tubuh melalui pola hidup sehat, penyakit tersebut dapat sembuh seperti flu biasa.

“Yang penting apa? Ya itu tadi. Kalau sistem imunitas kita bagus, makannya cukup, tidurnya cukup, olahraganya cukup, insya Allah kalau ada virus masuk, dan virusnya lemah seperti yang super flu ini, kita bisa sembuh,” kata Budi saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (7/1).

Budi menekankan super flu bukanlah virus baru seperti, melainkan varian dari virus influenza yang sudah lama dikenal dunia medis.

“Sedangkan untuk yang super flu, ya sebenarnya ini flu influenza, bahasa benarnya ya, bahasa scientific-nya, influenza tipe A,” jelas Budi.

Ia menjelaskan, superflu berasal dari virus H3N2 yang telah ada puluhan tahun, hanya mengalami perkembangan varian.

“Jadi ini sebenarnya virus H3N2. Namanya, populernya influenza A. Ini sudah lama adanya, sudah puluhan tahun,” tutur Budi.

“Nah kemudian dia keluar varian baru, yang namanya varian, mereka istilahnya subclade A. Jadi bukan satu virus baru seperti yang Covid,” lanjutnya.

Budi menyebut, meski penularan superflu cukup cepat, tingkat keparahannya relatif rendah dan dapat ditangani dengan pengobatan standar.

“Jadi penularannya cepat, tetapi kematiannya sangat rendah,” tuturnya.

Di Indonesia sendiri, jumlah kasus yang teridentifikasi masih terbatas. Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu panik berlebihan.

“Dan enggak parah sih, artinya bisa dengan pengobatan biasa. Buat pesan saya ke masyarakat, nomor satu, kita harus hati-hati dan sadar ada ini, tapi enggak usah panik,” kata Budi.

“Karena ini sama seperti flu biasa, bukan seperti Covid yang dulu-dulu varian delta mematikan,” sambungnya.

Namun, Budi tetap mengingatkan masyarakat untuk menerapkan langkah pencegahan sederhana.

“Walaupun ternyata di lingkungan kita banyak yang batuk-batuk, kita untuk precaution kita pakai masker dan lanjut cuci tangan sama seperti (saat) Covid-19,” jelasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Persebaya Surabaya Rekrut Striker dan Bek Brasil, Langsung Dipoles Bernardo Tavares
• 19 jam lalugenpi.co
thumb
Presiden Direktur Bank Woori Saudara (SDRA) Ajukan Pengunduran Diri
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Angin Kencang Terjang Bandara Juanda, 3 Penerbangan Dialihkan ke Semarang
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Putri KW ubah strategi untuk balikkan keadaan 
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
BPKB Hilang? Ini Syarat, Biaya, dan Cara Mengurusnya
• 17 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.