Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam menegakkan integritas dan supremasi hukum tanpa pandang bulu. Bahkan, Prabowo menolak melihat daftar puluhan perusahaan pelanggar aturan yang izinnya terancam dicabut.
Prabowo mengaku sengaja menolak untuk melihat detail nama-nama pemilik perusahaan tersebut, demi menjaga objektivitas. Ia menyadari di dalam daftar tersebut kemungkinan terdapat rekan-rekan dekat hingga kader Partai Gerindra.
Advertisement
"Kemarin saya dikasih daftar, 'Pak, ini daftar sekian puluh perusahaan yang melanggar, yang mau dicabut izinnya, silakan Bapak pelajari'. Saya bilang saya enggak mau, saya enggak mau lihat itu. Karena saya takut ada teman saya di situ," kata Prabowo saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
"Iya kan enggak enak bisa terpengaruh, saya begitu lihat daftar, 'Aduh teman saya, begitu lihat eh ini Gerindra lagi'. Jadi lebih baik saya enggak lihat, saya enggak mau tahu," sambungnya.


