Pemerintah Prioritaskan Korban Bencana Sumatera Bekerja di Luar Negeri

kompas.com
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, memprioritaskan korban bencana Sumatera untuk bekerja di luar negeri.

Hal tersebut disampaikan Mukhtarudin usai menghadiri Rapat Terbatas Menteri (RTM) bersama kementerian/lembaga terkait di Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).

“Tentu kita akan mempersiapkan dari program quick win Bapak Presiden, prioritas tentang penempatan 500.000 pekerja migran ke luar negeri,” kata Mukhtarudin.

“300.000 dari SMK Go Global, dan 200.000 dari umum, ini akan kita prioritaskan kepada daerah-daerah yang terdampak, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” tambah dia.

Baca juga: Kemendagri Ungkap 2.468 Sekolah di Aceh Mulai Pembelajaran Pascabencana Sumatera

Dengan begitu, pemerintah akan memfasilitasi pelatihan dan penempatan kerja bagi warga terdampak, khususnya bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=pekerja migran Indonesia, kerja luar negeri, korban bencana sumatera, Dukungan Pemulihan Ekonomi&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNy8yMDI1MzIwMS9wZW1lcmludGFoLXByaW9yaXRhc2thbi1rb3JiYW4tYmVuY2FuYS1zdW1hdGVyYS1iZWtlcmphLWRpLWx1YXItbmVnZXJp&q=Pemerintah Prioritaskan Korban Bencana Sumatera Bekerja di Luar Negeri §ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Sementara itu, bagi keluarga pekerja migran yang terdampak, tercatat sebanyak 2.123 keluarga di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara akan mendapatkan dukungan pemulihan.

“Kita bekerja bersama dengan Kementerian Sosial, kemudian nanti proses pendampingannya dari kami, KP2MI. Karena uangnya kan sudah ada dan dikasih Rp 5 juta per KK, nanti kami follow-up ke depannya seperti apa,” ujar dia.

Baca juga: Pemerintah Beri Relaksasi Utang bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera

Adapun korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera akan menerima bantuan sebesar Rp 5.000.000 per keluarga dari Kementerian Sosial.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Kementerian Sosial untuk mendukung pemberdayaan dalam rangka pemulihan ekonomi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Di sisi lain, Mukhtarudin juga akan berkoordinasi dengan Satgas Pemulihan Pascabencana terkait rumah para pekerja migran yang terdampak.

“Apakah relokasi atau rehab rumahnya,” pungkas dia.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Peringatan Dini 9 12 Januari 2026: Waspadai Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Kayu Gelondongan Bencana Sumatera Boleh Dimanfaatkan Warga, Mendagri: Jangan Dijual
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Setahun Program MBG, BGN Klaim Lampaui Target hingga 55,1 Juta Penerima
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Kanwil Ditjenpas DKI Periksa Urine Pegawai dan Warga Binaan Lapas Narkotika
• 15 jam lalueranasional.com
thumb
Uni Eropa Serukan Kesiapan Hadapi Trump Terkait Klaim Greenland yang Dinilai Agresif
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.