Realme Jadi Sub-Merek OPPO, Begini Model Bisnisnya

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

Produsen smartphone asal China, Realme, akan diintegrasikan sebagai submerek Oppo sebagai upaya menggabungkan sumber daya dan memangkas biaya.

Realme Jadi Sub-Merek OPPO, Begini Model Bisnisnya. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Produsen smartphone asal China, Realme, mengumumkan pada Rabu (7/1/2026) bahwa mereka akan diintegrasikan ke dalam perusahaan elektronik konsumen, Oppo, sebagai sub-merek.

Langkah tersebut bertujuan untuk menggabungkan sumber daya dan memangkas biaya bagi kedua perusahaan yang memiliki perusahaan induk yang sama.

Baca Juga:
Realme Bakal Luncurkan GT Series Gunakan Teknologi AI

Realme, yang ponsel pintarnya dijual di India, Asia Tenggara, dan Eropa, dimiliki oleh raksasa perangkat keras konsumen China, BBK Electronics, yang juga memiliki merek ponsel pintar Oppo dan Vivo, tulis Reuters pada Rabu (7/1/2026).

Sementara itu, Gizmochina menyebut langkah Oppo membawa Realme kembali ke ekosistemnya sebagai sub-merek resmi bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar tim dan menyederhanakan penggunaan sumber daya internal.

Baca Juga:
Huawei Rajai Pasar Smartphone China, Kalahkan Vivo dan Oppo

Di bawah struktur yang baru, Oppo akan beroperasi sebagai merek utama, dengan OnePlus dan Realme diposisikan sebagai dua sub-merek pelengkap, masing-masing mengikuti strategi pasar yang berbeda.

Peran kepemimpinan juga telah diperjelas. Pendiri dan CEO Realme, Sky Li, akan bertanggung jawab untuk mengawasi keseluruhan operasional sub-merek, sementara Li Jie akan terus memimpin OnePlus di China tanpa perubahan tanggung jawab.

Baca Juga:
Oppo A6 Tawarkan Baterai Jumbo Mulai Rp1,59 Jutaan, Ini Harga dan Spesifikasi Semua Variannya

Oppo percaya bahwa peran internal yang lebih jelas akan membantu menghindari tumpang tindih dan meningkatkan kinerja di seluruh merek.

Sebagai bagian dari transisi ini, Realme akan sepenuhnya terhubung ke jaringan layanan purna jual Oppo. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan dan konsistensi layanan bagi pengguna, terutama di pasar utama.

Terlepas dari pergeseran organisasi, perencanaan produk Realme tetap tidak terpengaruh. Perangkat baru akan terus hadir sesuai jadwal, dan posisi merek di pasar akan tetap sama.

Menurut DCS, grup Oppo sekarang mengikuti struktur yang lebih jelas yang terdiri dari merek utama Oppo, bersama dengan OnePlus dan Realme sebagai sub-merek kembar. Menurutnya, integrasi penuh Realme ke dalam sistem purna jual Oppo merupakan bagian penting dari langkah ini.

Peta jalan peluncuran Realme berjalan tanpa penundaan. Dengan begitu, peluncuran Realme Neo 8 tetap sesuai jadwal pada bulan ini di China.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wamenkes Akui MBG Tak Berdampak Langsung ke Penurunan Stunting
• 18 jam laluidntimes.com
thumb
Emiten Hary Tanoe (IATA) Gandeng Anak UNTR Mulai Fase Produksi Batu Bara di Musi Banyuasin
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Saat Ambisi Bertemu Kesempatan, 4 Zodiak Ini Paling Beruntung dan Berlimpah pada 8 Januari 2026
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Driver Ojol di Depok Dibegal Penumpangnya, Dibacok Lalu Motor Dirampas
• 10 jam laludetik.com
thumb
APBN 2025 Defisit 2,92%, Pemerintah Tarik Utang Hampir Rp740 Triliun
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.