Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan otoritas sementara Venezuela akan menyerahkan 30 hingga 50 juta barel minyak mentah yang dikenai sanksi ke Amerika Serikat.
Donald Trump menyebut minyak mentah itu akan dijual sesuai dengan harga pasar. Uang penjualan akan dikendalikan oleh Trump untuk kepentingan kedua negara dengan asumsi harga minyak sekitar USD56 atau sekitar Rp938.000 per barel.
Baca juga:
Dunia Dinilai Kurang Aman Usai Serangan AS di Venezuela
Volume 30 hingga 50 juta barel diperkirakan bernilai hingga USD2,8 miliar atau sekitar Rp47 triliun. Trump tidak menjelaskan lebih lanjut bagaimana rencana itu akan dijalankan.
Trump menyebut Amerika Serikat berencana mengambil alih industri minyak Venezuela dan melibatkan perusahaan minyak Amerika Serikat untuk menghidupkannya kembali.
Pernyataan ini dikeluarkan Donald Trump usai menculik Nicolas Maduro dan istrinya serta menggulingkannya dari jabatannya sebagai Presiden Venezuela.




