MTV Rewind dihadirkan karena saluran musik MTV tutup permanen

antaranews.com
1 hari lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Penutupan permanen seluruh saluran musik MTV di sejumlah wilayah termasuk Inggris, Irlandia, dan Australia pada awal 2026 telah memicu hadirnya situs arsip independen "MTV Rewind" yang menyajikan lebih dari 33.000 video musik klasik bagi para penggemar yang merindukan konten musik murni.

Pendiri yang menggunakan identitas anonim FlexasaurusRex La Creme melalui akun media sosialnya di X, dilansir dari laman Billboard pada Rabu (7/1) menyebutkan membangunnya akun tersebut dalam 48 jam, dan menyajikan aneka video musik tanpa iklan, tanpa algoritma, dan sepenuhnya gratis.

Keputusan induk perusahaan Paramount Global untuk menghentikan siaran MTV Music, MTV ’80s, MTV Live, Club MTV, dan MTV ’90s di wilayah Inggris, Irlandia, dan Australia merupakan bagian dari upaya efisiensi biaya perusahaan sebesar 500 juta dolar AS.

Baca juga: Saluran musik MTV dimatikan permanen pada 31 Desember 2025

Langkah itu menandai berakhirnya era siaran musik linear di wilayah-wilayah tersebut, meskipun merek MTV secara global tetap bertahan dengan fokus utama pada program realitas.

Merespons itu, situs MTV Rewind menawarkan koleksi video musik masif tanpa gangguan iklan yang mencakup era 1970-an hingga 2020-an.

Halaman utama situs itu secara khusus memutar rekaman perdana siaran MTV pada 1 Agustus 1981, lengkap dengan audio lagu pertama "Video Killed the Radio Star" dari grup musik The Buggles.

Pengguna diajak bernostalgia ke masa jaya MTV saat klip video dari Pat Benatar, Rod Stewart, The Pretenders, REO Speedwagon, hingga The Cars masih sering diputar, jauh sebelum platform tersebut didominasi oleh program realitas dan komedi situasi lainnya sejak akhir 1990-an.

Situs ini juga mempertahankan format televisi konvensional di mana penonton tidak bisa memilih urutan lagu, meski tetap disediakan fitur untuk mempercepat atau mengulang tayangan sesuka hati.

Proyek yang didukung oleh basis data IMVDb (Internet Music Video Database) itu berdiri sebagai platform non-komersial independen yang tidak memiliki afiliasi resmi dengan Paramount Global, Viacom, maupun MTV.

Seluruh konten video yang ditampilkan bersumber dari platform YouTube, yang secara ironis dahulu dianggap sebagai salah satu penyebab matinya saluran musik 24 jam milik MTV, namun kini justru menjadi pilar utama bagi upaya pelestarian sejarah video musik dunia secara cuma-cuma melalui proyek ini.

Hingga saat ini, pihak Paramount Global belum memberikan tanggapan resmi terkait munculnya situs pengarsipan mandiri tersebut.

Baca juga: Grup musik Whitesnake jadi megabintang berkat MTV

Baca juga: Ini peran MTV dalam mempersatukan pencinta musik


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Atlet SEA Games 2025 Terima Apresiasi Presiden Prabowo
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Gus Irfan Pastikan Persiapan Haji 2026 Hampir Tuntas
• 15 jam laluokezone.com
thumb
PMI Jakut kirim relawan untuk operasi kemanusiaan di Gayo Lues
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Pemberlakuan PP Nomor 43 Tahun 2025 Jadi Peluang Besar Anak Muda Tekuni Profesi Akuntan
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Wakil Ketua Komisi III DPR: Sudah Sepakat, Polri Tetap di Bawah Presiden
• 14 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.