Jakarta, tvOnenews.com - Sepak bola Malaysia terancam memasuki masa kelam menyusul peringatan keras dari Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John.
Ia menegaskan bahwa Malaysia berpotensi menghadapi sanksi serius dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) jika Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) benar-benar dijatuhi hukuman skorsing.
Ancaman sanksi tersebut mencuat menyusul skandal pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain yang diduga secara ilegal memperoleh kewarganegaraan.
Kasus ini dinilai sebagai pelanggaran berat yang bisa berdampak luas, tidak hanya bagi tim nasional Malaysia, tetapi juga klub-klub domestik.
“Jika FIFA menangguhkan FAM, maka semua tim nasional dan klub tidak akan dapat berkompetisi di luar Malaysia,” ujar Windsor Paul John dilansir Kamis (8/1/2026).
Ia menegaskan, apabila sanksi tersebut dijatuhkan, maka tidak ada satu pun klub dari kompetisi domestik Malaysia atau M-League yang diizinkan tampil di ajang internasional seperti Liga Champions Asia Elite (ACLE) maupun ACL II.
Lebih lanjut, Windsor menjelaskan bahwa kompetisi liga domestik Malaysia memang masih bisa digelar.
Namun, penyelenggaraan liga tersebut tidak akan mendapatkan pengakuan resmi dari FIFA maupun AFC.
“Ini adalah situasi yang sangat serius yang tidak diinginkan oleh negara mana pun,” tegasnya.
Sebelumnya, Komite Banding FIFA telah menguatkan keputusan Komite Disiplin yang menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain tersebut.
Mereka dihukum larangan bermain selama 12 bulan serta dikenai denda setelah terbukti memalsukan dokumen akta kelahiran.
Menanggapi putusan tersebut, FAM dilaporkan membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) di Swiss sebagai upaya hukum terakhir untuk membatalkan atau meringankan sanksi.
Kini, perhatian tertuju pada keputusan CAS yang akan datang. Jika hasil putusan tidak berpihak kepada FAM, FIFA disebut memiliki kewenangan untuk mengusulkan sanksi tambahan yang lebih berat, termasuk kemungkinan menangguhkan keanggotaan FAM sebagai federasi resmi.
CAS sendiri telah memberikan tanggapan resmi terkait skandal naturalisasi yang menyeret sepak bola Malaysia.
Dalam pernyataannya, CAS menyebut banding yang diajukan FAM telah diterima. Namun, proses masih berada pada tahap pertukaran dokumen dan hingga kini belum ada jadwal sidang yang ditetapkan.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467270/original/068600500_1767869095-IMG_7802.jpeg)


