Apakah Suami Boleh Meminta Istri Berhubungan Setiap Hari? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

viva.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

VIVA – Hubungan suami istri tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan biologis semata. Bagi orang beriman, hubungan tersebut juga bernilai ibadah dan mendatangkan pahala. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim No. 2376.

Jika hubungan suami istri bernilai ibadah dan mendatangkan pahala, lalu apakah diperbolehkan bagi seorang suami untuk meminta istrinya berhubungan setiap hari? Terkait hal itu, ustaz Khalid Basalamah angkat bicara, dijelaskan beliau boleh melakukan hubungan biologis antara suami dan istri setiap hari.

Baca Juga :
Apa Hukumnya Jika Pasangan Meminta Hal ‘Aneh’ Saat Hubungan Suami Istri? Ini Penjelasan Buya Yahya
Polisi Terima Laporan Terhadap Suami Boiyen, Pelapor: Kerugian Sekitar Rp300 Juta

“Boleh kenapa tidak, dan istri tidak boleh menolak. Kenapa risih? Masa sesuatu yang enak ditolak, nggak boleh ditolak. Kenapa nolak, kenapa risih? Yang risih kalau melakukan bukan sama suaminya,” kata Ustaz Khalid Basalamah dikutip dari tayangan YouTube, Kamis 8 Januari 2026.

Lebih lanjut, Ustaz Khalid Basalamah memberikan nasihat kepada para istri agar tidak merasa malu dengan anggapan atau pembicaraan tetangga, terutama jika sering terlihat keramas. Sebagaimana diketahui, setelah melakukan hubungan suami istri, pasangan diwajibkan untuk mandi junub.

“Lagian kenapa harus malu kalau mandi? Orang tidak hubungan biologis kan juga boleh mandi kan? Itu capek kalau jadi beban, kalau dinikmati tidak akan capek kok. Apalagi ini adalah ibadah, jadi nggak ada masalah,” kata ustaz Khalid lebih lanjut.

Beliau kemudian menjelaskan bahwa secara medis terdapat perbedaan kondisi biologis antara laki-laki dan perempuan dalam hubungan suami istri. Laki-laki membutuhkan waktu jeda setelah mencapai klimaks, sementara perempuan memiliki kondisi yang berbeda dan tidak selalu memerlukan waktu pemulihan yang sama. 

“SubhannaAllah dan ini terbukti secara medis ya laki-laki kalau sudah klimaks butuh waktu 20-25 menit untuk mengembalikan keinginannya. Perempuan tidak seperti itu, ibu-ibu tidak seperti laki-laki. Bahkan dalam satu kali hubungan biologis bisa berulang kali klimaks bagi dia dan Allah sudah buat itu maka melayani suaminya berulang-ulang dia tidak masalah. Perempuan tidak ada masalah yang masalah justru laki-laki karena butuh waktu untuk menghidupkan kembali syahwatnya. Itu penelitian 20 menit dan itu tidak mudah butuh waktu untuk itu,” jelas beliau.

Baca Juga :
Bolehkan Melihat Organ Intim Pasangan Saat Berhubungan? Begini Jawaban Ustaz Khalid Basalamah
Begini Awal Mula Wanita di Makassar Dianiaya dan Diperkosa Majikan, Lalu Direkam Istri Pelaku
Bolehkah Melakukan Hubungan Suami Istri Lewat Video Call? Begini Jawaban Buya Yahya

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tensi Geopolitik Memanas, Bitcoin Berpeluang Tembus US$100.000 Awal 2026
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Chat Terakhir Ridwan Kamil untuk Atalia Praratya: Dulu Kamu...
• 20 jam laluinsertlive.com
thumb
Tembus 183 Ribu Penumpang, KAI Divre I Sumut Tutup Masa Angkutan Nataru 2025/2026 dengan Tren Positif
• 9 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Aturan Time Clock 25 Detik BWF Bakal Dicoba di Indonesia Masters 2026
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Mengulik Kisah Sosok Perempuan di Sampul Album Deftones Around The Fur
• 16 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.