Ketua KPK Bantah Pimpinan Terbelah dalam Pengusutan Kasus Korupsi Kuota Haji

metrotvnews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa seluruh pimpinan lembaga antirasuah tersebut tetap solid dan satu suara dalam mengusut kasus dugaan korupsi penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag). Penegasan ini sekaligus membantah rumor yang menyebut adanya keraguan atau perpecahan di tingkat pimpinan terkait penetapan tersangka.

Pihak KPK memastikan bahwa sejak proses penyelidikan hingga naik ke tahap penyidikan, keputusan diambil secara bulat. Perintah yang diberikan pimpinan kepada tim penyidik pun dinyatakan selaras tanpa ada kendala internal.
  Baca juga: Wakil Ketua KPK Fitroh Sebut ada Beda Pendapat di Kasus Korupsi Kuota Haji
Meskipun penyidikan terus berjalan, hingga saat ini KPK belum menetapkan satu pun tersangka dalam perkara tersebut. Fokus utama penyidik saat ini adalah memastikan bahwa seluruh pekerjaan yang dilakukan penyidik telah memenuhi syarat hukum yang kuat.

"Semuanya satu suara, bulat, gitu ya. Tinggal memastikan apa yang dikerjakan oleh para penyidik semuanya sudah memenuhi untuk nanti dipastikan bahwa ada saatnya Jubir atau mungkin nanti Deputi Penyidikan akan menyampaikan hasilnya," ujar Ketua KPK, Setyo Budiyanto.

Kasus dugaan rasuah ini berawal dari adanya temuan mengenai pembagian kuota haji yang diduga tidak sesuai dengan aturan yang berlaku di Kementerian Agama. Hingga kini, penyidik KPK telah memeriksa sejumlah pejabat di lingkungan Kemenag untuk mendalami aliran dana dan prosedur pembagian kuota tersebut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PT Pelni Buka Lowongan Kerja: Dicari Dokter hingga Kelasi Kapal, Cek Syaratnya!
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Trump Gelontorkan Anggaran Militer Rp25.000 Triliun, Saham Pertahanan Global Meledak
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Sebulan Pascabencana, 26 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolir
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kendala Kasus Satu Keluarga Tewas di Situbondo, Polisi: Saksi Enggan Beri Keterangan, CCTV Mati
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Polisi Gerebek Markas Penipu dan Judi Online Terbesar 5 Kota Rp 5,8 T
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.