SITUBONDO, KOMPAS.TV - Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengungkapkan kendala yang dihadapi polisi dalam penyelidikan kasus tewasnya tiga orang yang merupakan satu keluarga di Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur pada 28 Desember 2025.
Dia menyebut salah satu kendalanya adalah keengganan sejumlah saksi untuk memberikan keterangan.
"Salah satu kendala adalah adanya beberapa saksi yang sebenarnya kami harapkan bisa memberikan keterangan, agak enggan memberikan keterangan," ujarnya di Situbondo, Kamis (8/1/2026), dipantau dari program Kompas Malam KompasTV.
Namun, ia mengatakan tidak bisa menyampaikan alasan beberapa saksi enggan memberi keterangan kepada polisi.
Agung juga menyebut CCTV yang mati sebagai kendala lain yang dihadapi pihak kepolisian.
Namun, kata dia, polisi tetap mencari cara lain untuk mengungkap motif dalam kasus tewasnya satu keluarga ini.
Baca Juga: Terbaru! Polisi Temukan Luka Sayatan pada Korban Pembunuhan Sekeluarga di Situbondo
Meskipun ada beberapa saksi yang enggan memberi keterangan, Agung mengatakan sejauh ini pihaknya sudah memeriksa 16 saksi.
"Saat ini ada 16 saksi yang sudah kami periksa dan kami sedang menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium forensik sehingga kami berharap hasilnya nanti bisa melengkapi dari keterangan-keterangan yang sudah kami dapatkan," ungkapnya.
Ia mengatakan 16 saksi yang diperiksa terdiri dari beberapa teman terdekat korban, warga sekitar, dan saudara korban.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV, Antara
- situbondo
- tewasnya sekeluarga di situbondo
- sekeluarga tewas di situbondo
- sekeluarga tewas
- satu keluarga tewas di situbondo
- satu keluarga tewas


