DIBUKANYA jendela bursa transfer pemain Liga Superleague dan Liga Championship pada Januari ini, PSIS Semarang menjadi klub paling produktif melakuhan perekrutan pemain baru yang bakal memperkuat tim Laskar Mahesa Jenar menghadapi putaran akhir liga yang menyisakan beberapa pertandingan lagi.
Bertekat bertahan di Liga Championship dengan menyapu bersih di sisa pertandingan setelah sebelumnya membuang 4 pemain, belasan pemain baru telah direkrut bergabung dengan Laskar Mahesa Jenar, bahkan di bawah management baru tim bermarkas Stadion Jatidiri Semarang ini masih mm erasa belum puas terus mendatangkan pemain baru.
Catatan Media Indonesia rekrutan baru PSIS Semarang dibawah CEO Datu Nova Fatmawati terbanyak merupakan eksodus Persela Lamongan yakni Otavio Dutra, Beto Goncalves, Esteban Vizcarra, Wawan Febrianto, Ocvian Chanigio dan terakhir merapat ikut bergabung kiper Mario Londok yang diharapkan mampu meningkatkan performa tim.
Selanjutnya tidak hanya pemain dalam negeri, pemain asing merapat di tim berjuluk barisan Laskar Mahesa Jenar yakni Aldair Simanca (Kolombia) bek yang dipinjam dari Borneo FC, kemudian Rafinha, top skor Liga 2 musim lalu yang didatangkan dari PSIM Jogja dan Denilson Rodrigues, mantan pemain Timnas Brasil U-20 yang diplot mengisi lini tengah.
Belum cukup sampai di situ, demi lepas dari zona degradasi, PSIS Semarang juga merekrut pemain lokal Tegar Infantrie dan Fahmi Al Ayyubi untuk menambah kedalaman skuad di putaran kedua, kemudian terakhir diperkenalkan dua pemain lagi pada Rabu (7/1) malam pemain muda Alwi Fadillah (Bekasi City FC dan Persija Jakarta) dan Rangga Sumarna (Kerawang) merupakan jebolan.akademi Borneo FC Samarinda.
"Bergabungnya pemain-pemain baru yang direkrut pada bursa transfer ini, diharapkan jadi tambahan kekuatan di kedalaman squad yang saat ini tengah bersiap menjalani sisa kompetisi Liga Championship musim ini," kata Asisten Manager PSIS Semarang Reza Andhika.
Pemain baru untuk menyokong kekuatan Laskar Mahesa Jenar ini, lanjut Reza Andhika, baik berstatus kontrak maupun pinjaman dari klub lainnya tersebut, diharapkan dapat membantu mengangkat performa tim PSIS Semarang untuk keluar dari zona degradasi dan bertahan di Liga Championship musim kompetisi mendatang.
Sebelumnya CEO PSIS Semarang Datu Nova Fatmawati setelah mengambil sebagian besar saham dari Yoyok Sukawi mengungkap di tengah posisi Laskar Mahesa Jenar yang terpuruk di dasar Liga Championship, bertekad untuk untuk dapat membawa tim keluar dari zona degradasi dan bertahan di liga 2 Indonesia.
"Target saya adalah PSIS Semarang dapat bertahan di Liga Championship dan kembali ikut dalam kencang kompetisi musim mendatang," ujar Datu Nova Fatmawati, pengusaha wanita asal Semarang.
Langkah diambil istri Chief Operating Officer (COO) PSIS Semarang Fariz Julinar Maurisal, untuk memperkuat PSIS Semarang bertahan di Liga Championship, selain memperbaiki management adalah merangkul kembali barusan suporter yang sempat melakukan boikot terhadap kepemimpinan sebelumnya, juga mengganti tim pelatih yang kemudian diikuti dengan perekrutan pemain anyar. (H-2)

