FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menyoroti soal pengeledahan yang terjadi di kantor Kementerian Perhutanan.
Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Chusnul Chotimah membagikan soal pengeledahan ini.
Dimana, dalam penggeledahan di kantor Kemenhut itu ada beberapa hal yang ditemukan penyidik.
Diantaranya ada satu kontainer barang bukti serta dua bundel map merah.
“Geledah Kantor Kemenhut, Penyidik Kejagung Amankan 1 Kontainer Barbuk dan 2 Bundel Map Merah,” tulisnya dikutip Kamis (8/1/2026).
Ia kemudian memberi sindiran usai penggeledahan ini. Dengan mempertanyakan soal siapa sebenarnya Menteri dari Kemenhut ini.
“@OffiziellNed : siapa sih menterinya?,” tuturnya.
Sebelumnya, Penyidik JAMPidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) bergerak cepat menggeledah kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Berlangsung Rabu (7/1) sore.
Penggeledahan itu terkait alih fungsi hutan yang berkaitan dugaan korupsi tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara yang telah di SP3 KPK.
Terkait upaya penggeledahan ini, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna, mengaku belum mengetahui adanya upaya paksa yang dilakukan koleganya.
Anang juga belum mengetahui, siapa saja pihak yang telah ditetapkan tersangka dalam kasus ini.
“Belum ada info,” kata Anang saat dikonfirmasi JawaPos.com.
Diketahui, di lokasi sejumlah penyidik berbaju merah dipadu celana cream, keluar dari lobi pintu 3 kantor Kemenhut sekitar pukul 16.39 WIB.
Terlihat pihak kejaksaan pengawalan ketat sejumlah prajurit TNI. Salah seorang penyidik membawa satu kontainer barang bukti, serta dua bundel map merah yang langsung diamankan ke dalam kendaraan operasional.
Usai barang bukti itu dimasukkan ke dalam mobil operasional, para penyidik lalu meninggalkan kawasan kantor yang dipimpin politikus PSI Raja Juli Antoni.
(Erfyansyah/fajar)



