MERAHPUTIH.COM - KETUA DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Sitorus menyebut wacana pilkada lewat DPRD berpeluang dibahas pada rapat kerja nasional (rekernas) yang akan digelar di Ancol, Jakarta Utara, 10-12 Januari 2026.
?
"Pasti akan menjadi bagian dari pembicaraan. Namun, kami enggak mendahului lah. Tapi kan pasti semua isu yang hidup di masyarakat akan jadi perbincangan kita," kata Deddy di Jakarta, Rabu (7/1).
?
Deddy menegaskan, sampai saat ini belum ada lobi-lobi resmi yang dilakukan terhadap PDIP. Ia mengakui ada pembicaraan informal, tapi belum masuk pada tahap pendekatan politik yang intens. “Kalau ngobrol-ngobrol sudah. Tapi dalam konteks lobi-lobi saya kira belum ada,” katanya.
?
Anggota Komisi II DPR RI ini juga memastikan soliditas internal Fraksi PDIP di parlemen tetap terjaga. Ia menegaskan sikap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait dengan pilkada langsung sudah sangat jelas dan menjadi pegangan seluruh kader. “Sikap ketua umum kami jelas. Siapa yang berani berbeda?” tegasnya.
Baca juga:
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
?
Saat menanggapi kemungkinan menguatnya koalisi pemerintah jika usul pilkada melalui DPRD disahkan dalam Undang-Undang Pilkada, Deddy menilai PDIP tidak khawatir akan ditinggalkan secara politik di daerah. Ia menegaskan partainya tidak akan mengorbankan prinsip demi kepentingan kekuasaan. “Mereka pasti berharap kami ikut masuk. Namun, kami tidak mungkin meninggalkan rakyat,” ujarnya.
?
Menurut Deddy, suara rakyat merupakan hak fundamental yang tidak boleh diambil alih oleh elite politik. Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah mengalami pilkada yang dipilih DPRD dan telah meninggalkan sistem tersebut setelah dievaluasi.
?
“Kita sudah pernah mengalami pemilihan oleh DPRD dan kita buang itu. Alasan untuk kembali ke sana itu sangat mudah dibantah dan tidak cukup kuat,” pungkasnya.(Pon)
Baca juga:
PDIP Tegaskan Pilkada Harus Langsung, bukan Diwakilkan Oligarki DPRD


