Gara-Gara Bakar Sarang Tawon Vespa, Bangunan Rumah di Bantul Ikut Ludes Dilahap Api

rctiplus.com
1 hari lalu
Cover Berita

BANTUL, iNews.id – Kebakaran rumah kosong terjadi di Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (8/1/2026). Kejadian ini bermula dari upaya warga membakar sarang tawon vespa yang berada di pojok atap rumah kosong tersebut.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, objek yang terbakar merupakan rumah kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Rumah tersebut diketahui milik warga yang berdomisili di wilayah Ngestiharjo.

“Objek yang terbakar berupa rumah kosong yang pemiliknya ada di Ngestiharjo,” ujar Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto dikutip dari iNews Boyolali, Kamis (8/1/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran rumah di Bantul bermula saat salah seorang warga berinisiatif membakar sarang tawon vespa yang berada di pojok barat daya atap rumah. Tindakan tersebut dilakukan karena adanya keluhan warga sekitar yang kerap tersengat tawon.

Saksi diketahui menggunakan kertas yang dibakar dan dibantu bilah besi untuk menjangkau sarang tawon vespa tersebut. Namun, kondisi angin yang berembus cukup kencang membuat api membesar dan menjalar ke bagian bangunan rumah.

Api dengan cepat menyambar material rumah hingga memicu kebakaran rumah di Bantul. Melihat api semakin besar, saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena kobaran api sudah terlanjur membesar dan sulit dikendalikan.

Tak berselang lama, petugas dari BPBD Kabupaten Bantul bersama Unit Pemadam Kebakaran dari Kasihan dan Sedayu tiba di lokasi kejadian. Proses pemadaman dilakukan hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Iptu Rita Hidayanto memastikan kebakaran rumah di Bantul tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian materiel akibat peristiwa itu ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Tidak ada korban jiwa, kerugian sekitar Rp20 juta,” katanya.

Peristiwa kebakaran rumah di Bantul ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menangani sarang hewan berbahaya dan disarankan melibatkan petugas berwenang demi mencegah risiko kebakaran.

Original Article


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tekan Biaya Rollup, Ethereum (ETH) Akhirnya Tingkatkan Kapasitas Data Blok
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Korban Bencana Sumatera Enggan Direlokasi Akan Dapat Rp 60 Juta untuk Bangun Rumah
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Transisi Regulasi, Vale Pastikan Dampak Hanya Sementara dan Prospek Jangka Panjang Solid
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ku Hye Sun Resmi Sandang Gelar Magister Jurnalisme Sains
• 15 jam laluinsertlive.com
thumb
Pekan Krusial Super League: Ambisi Malut United Tembus Dominasi Persib Bandung dan Persija Jakarta di Tengah Bayang Bernardo Tavares Bersama Persebaya
• 18 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.