Uniknya Lapangan Padel di Namibia, Dibangun Alam Liar dengan Jerapah Sebagai Penontonnya

grid.id
1 hari lalu
Cover Berita

Grid.ID - Bermain padel sambil ditonton manusia mungkin sudah menjadi hal biasa. Namun, bagaimana rasanya bermain padel dengan penonton seekor jerapah di tepi lapangan padel?

Pemandangan tak lazim itulah yang kini menyita perhatian publik dunia dari Namibia. Sebuah lapangan padel dibangun di tengah savana Afrika, dikelilingi pepohonan akasia dan satwa liar.

Alih-alih tribun penonton, lapangan ini justru berlatar alam terbuka dengan jerapah yang bebas berkeliaran. Keberadaan lapangan padel di Namibia membuktikan bahwa olahraga ini mampu menembus batas geografis dan konsep konvensional.

Lapangan Padel di Tengah Alam Liar Namibia

Pembangunan lapangan padel di Namibia menjadi yang pertama di kawasan tersebut dengan konsep menyatu dengan alam. Lapangan ini tidak dibangun di pusat kota maupun klub eksklusif, melainkan di area alam terbuka yang dikelilingi satwa liar dan lanskap savana.

Mengutip Padel Magazine, Rabu (7/1/2026), proyek ini digarap oleh Construction Universe yang dipimpin oleh Marc Saucles, bekerja sama dengan Arthur Maronne yang menangani pembangunan lintasan dan struktur lapangan. Keduanya sepakat bahwa proyek ini menjadi tantangan unik yang belum pernah mereka temui sebelumnya.

Mendirikan lapangan padel di lokasi terpencil bukan perkara mudah. Proses pengangkutan material harus melewati jalur tanah yang tidak beraspal, jauh dari infrastruktur perkotaan. Selain itu, struktur lapangan harus disesuaikan dengan kondisi iklim ekstrem Namibia, mulai dari panas terik hingga perbedaan suhu yang signifikan.

Aspek lain yang tak kalah penting adalah bagaimana lapangan tersebut dapat menyatu secara harmonis dengan lingkungan alam yang sensitif. Pembangunan dilakukan dengan mempertimbangkan keberlanjutan, agar tidak merusak ekosistem sekitar.

Selama ini, lapangan padel identik dengan kawasan urban dan klub privat. Namun proyek di Namibia menunjukkan kreativitas baru para pelaku industri olahraga dalam menghadirkan padel di lokasi yang tidak biasa. Lapangan ini sekaligus menjadi contoh bagaimana infrastruktur olahraga dapat dikembangkan di luar batasan tradisional, sekaligus menawarkan pengalaman bermain yang berbeda dan eksklusif bagi para pemain.

Pertumbuhan Global yang Pesat

Keunikan lapangan padel di Namibia sejalan dengan pertumbuhan pesat olahraga ini secara global. Berdasarkan Global Padel Report 2025, jumlah klub padel di dunia meningkat sekitar 26 persen, dengan lebih dari 7.000 lapangan baru dibangun dalam waktu relatif singkat.

 

Analisis lain bahkan menyebutkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 50.000 lapangan padel di seluruh dunia, dan jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga hampir 70.000 pada tahun 2026. Angka ini menempatkan padel sebagai salah satu olahraga dengan pertumbuhan tercepat secara internasional.

Pertumbuhan ini didorong oleh berbagai faktor. Mulai dari kemudahan bermain, format ganda yang inklusif, kurva pembelajaran yang cepat, serta aspek sosial yang kuat sehingga diminati berbagai kalangan usia.

Meski Eropa, Amerika Selatan, dan Timur Tengah masih menjadi pusat utama padel, Afrika kini mulai menunjukkan geliat yang menjanjikan. Pembangunan lapangan padel telah berlangsung di sejumlah negara seperti Namibia, Zimbabwe, Zambia, dan terutama Afrika Selatan.

Di Afrika Selatan, fasilitas padel mulai bermunculan di kota-kota besar seperti Johannesburg dan Cape Town. Sementara itu, di Afrika Utara, khususnya Maroko, padel berkembang pesat dengan bertambahnya klub dan penyelenggaraan berbagai ajang lokal. Meski jumlahnya masih relatif kecil dibanding kawasan lain, tren ini menunjukkan bahwa Afrika mulai mengambil peran dalam peta perkembangan padel dunia.

Keberadaan lapangan padel di tengah savana Namibia, dengan jerapah sebagai latar alami, menjadi bukti bahwa olahraga ini mampu beradaptasi di berbagai lingkungan. Mulai dari kawasan pesisir, resor wisata, kompleks hotel, hingga kini di alam liar, padel terus menemukan ruang baru untuk berkembang.

Dengan semakin banyaknya pemain dan proyek inovatif yang menantang batas geografis dan teknis, padel kian mengukuhkan diri sebagai olahraga yang tengah mengalami revolusi global. Dan seperti yang ditunjukkan Namibia, revolusi ini tampaknya masih akan terus menghadirkan kejutan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Marc Klok dan Eliano Reijnders Kembali, Persib Bandung Siap Hancurkan Persija
• 4 jam lalugenpi.co
thumb
Buruh Tuntut UMP DKI Rp5,89 Juta, Said Iqbal: Ngopi di Hotel Saja Rp50 Ribu!
• 22 jam lalusuara.com
thumb
Konflik AS-Venezuela, PM Jepang Serukan Pemulihan Demokrasi
• 6 jam laluidntimes.com
thumb
Madrid Kalahkan Atletico, Alonso Pastikan Siap Duel Barcelona di Final Piala Super Spanyol
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Bangkitkan Kenangan Gita Cinta dari SMA, Yessy Gusman Kembali Jadi Ratna di Cerita Musikal Bukan Cinta Galih/Ratna
• 18 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.