Ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk merebut Greenland dari Denmark, telah mengguncang aliansi Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Sejumlah negara anggota NATO pun secara kompak menyerukan agar kedaulatan Greenland dihormati.
Namun Trump mengingatkan bahwa AS selalu ada untuk NATO, dan dia mengakui dirinya meragukan jika sekutu-sekutu NATO akan melakukan hal yang sama jika Washington membutuhkan mereka.
"Kita akan selalu ada untuk NATO, bahkan jika mereka tidak akan ada untuk kita," ucap Trump dalam pernyataan via media sosial Truth Social, seperti dilansir AFP, Kamis (8/1/2026).
Pernyataan ini disampaikan sehari setelah Gedung Putih mengatakan Trump tidak mengesampingkan intervensi militer untuk menguasai Greenland.
Dalam postingannya, Trump mengulangi pernyataan yang sering dia sampaikan, soal banyak anggota NATO yang gagal memenuhi komitmen pengeluaran militer sampai dirinya harus turun tangan.
"AS, dengan bodohnya, membayar untuk mereka! Saya, secara terhormat, membuat mereka mencapai 5 persen PDB (Pendapatan Domestik Bruto), DAN MEREKA MEMBAYAR, segera," sebutnya.
Namun kemudian Trump menambahkan bahwa negara-negara anggota NATO "semuanya adalah teman saya".
(nvc/zap)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/4973524/original/092892400_1729384978-IMG-20241020-WA0005.jpg)

