Harga bawang merah naik hingga 23,7 persen menjadi Rp63.150 per kg. Bawang putih juga melonjak 19,15 persen menjadi Rp47.900 per kg.
IDXChannel - Harga pangan nasional pasca pengumuman swasembada kemarin terpantau mengalami pergerakan.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) oleh Bank Indonesia, mayoritas komoditas utama justru mengalami lonjakan harga.
Melansir dari laman resmi PIHPS pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 9.30 WIB, harga bawang merah naik hingga 23,7 persen menjadi Rp63.150 per kg. Bawang putih juga melonjak 19,15 persen menjadi Rp47.900 per kg.
Kenaikan harga juga dialami beras kualitas bawah I yang naik 8,68 persen menjadi Rp15.650 per kg. Kemudian beras kualitas bawah II naik 10,07 persen menjadi Rp15.850 per kg. Beras kualitas medium I naik 7,84 persen menjadi Rp17.200 per kg.
Beras kualitas medium II naik 4,73 persen menjadi Rp16.600 per kg. Sementara itu beras kualitas super I naik 6,14 persen menjadi Rp18.150 per kg. Diikuti beras kualitas super II juga naik 6,61 persen menjadi Rp17.750 per kg.
Untuk cabai merah besar turun 7,82 persen menjadi Rp44.800 per kg. Kemudian cabai merah keriting naik hingga 33,2 persen menjadi Rp67.200 per kg. Cabai rawit hijau turun 13,77 persen menjadi Rp52.900 per kg. Cabai rawit merah naik 7,83 persen menjadi Rp71.650 per kg.
Daging ayam ras segar naik 2,89 persen. Daging sapi kualitas I turun 4,14 persen menjadi Rp136.650 per kg. Penurunan harga diikuti daging sapi kualitas II yang turun 9,44 persen menjadi Rp121.900 per kg. Gul pasir kualitas premium naik 8,82 persen menjadi Rp21.600 per kg.
Gula pasir lokal naik 3,57 persen menjadi Rp18.850 per kg. Minyak goreng curah naik hingga 9,26 persen menjadi Rp20.650 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 7,51 persen menjadi Rp24.350 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek II naik 1,16 persen menjadi Rp21.750 per kg. Telur ayam ras segar naik 5,94 persen menjadi Rp34.800 per kg.
(kunthi fahmar sandy)





