Cuaca Ekstrem, Appi Instruksikan SKPD hingga RT/RW Siaga 24 Jam

celebesmedia.id
23 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Curah hujan tinggi disertai angin kencang terus mengguyur Kota Makassar beberapa waktu terakhir. 

Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah kota untuk siaga penuh 24 jam, mulai dari kepala SKPD, camat, lurah, hingga perangkat paling bawah di tingkat RT dan RW. 

Seluruh aparatur diminta aktif memantau kondisi wilayah masing-masing agar potensi bencana dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini.

Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menegaskan kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi musim hujan dan angin kencang yang berpotensi menimbulkan dampak langsung bagi masyarakat.

“Karena ini musim cuaca ekstrem, kepala seluruh SKPD, Kadis, camat dan lurah hingga RT/RW. Tetap siaga pantau lingkungan sekitar,” seru Munafri, Kamis (8/1/2026).

Ia menekankan bahwa menjaga Kota Makassar dari berbagai potensi risiko bencana merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen pemerintah, bukan hanya satu instansi tertentu.

Menurutnya pemerintah tidak boleh lengah ataupun terlambat merespons setiap kejadian yang dapat membahayakan keselamatan warga.

“Curah hujan tinggi ini harus kita sikapi dengan kesiapsiagaan. Saya minta semuanya jajaran standby, memastikan tidak ada masyarakat yang terdampak langsung, harus bergerak ada kehadiran Pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, Appi mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar bekerja secara terukur, responsif, dan komunikatif di lapangan. Ia menegaskan pentingnya fokus, kepedulian, serta integritas dalam menjalankan tugas pelayanan publik, terutama di tengah situasi cuaca yang tidak menentu.

“Ini penting, saya ingatkan, fokus dan konsentrasi dalam bekerja, kepedulian dan integritas dalam bekerja. Ini akan menjadi penting bagi kita semua,” tuturnya.

Tak hanya kepada jajaran pemerintah, Munafri mengimbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan dan angin kencang. 

Warga diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, khususnya di area yang banyak terdapat pohon pelindung di sepanjang jalan.

“Kami imbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sekitar pohon-pohon penghijauan di jalan, karena bisa saja tumbang akibat angin kencang,” ujarnya.

Bahaya arus listrik yang berpotensi muncul akibat kondisi cuaca ekstrem, terutama yang dapat membahayakan anak-anak.

“Antisipasi arus listrik, ini bisa sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak kecil. Kita minta masyarakat benar-benar memperhatikan hal ini,” tutup Munafri.

Selain wilayah daratan, perhatian juga diarahkan ke kawasan kepulauan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar diminta aktif memantau warga di pulau-pulau.

Langkah ini sebagai upaya antisipasi terhadap potensi risiko gelombang tinggi dan angin kencang di laut.

“BPBD lakukan, pemantauan dilakukan di laut, untuk memastikan keselamatan warga sekaligus antisipasi, mengetahui secara cepat kondisi yang terjadi di lapangan,” imbuh mantan Bos PSM itu.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Soal Demo Hakim Adhoc, MA: Ambil Cuti, Jangan Ganggu Pelayanan Publik
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Pelajar SMK Negeri 6 Makassar Raih Runner Up-2 Top Model Star Sulsel 2025
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Pelaku Curanmor Menangis Berlutut Minta Ampun ke Korbannya
• 18 jam lalucelebesmedia.id
thumb
"Jembatan Budaya” Itu Dilewati Penerjemahan Lirik Lagu
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Arab Saudi Hadirkan Wahana Bermain yang Pecahkan Rekor Dunia
• 16 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.