Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Aceh
PT PLN (Persero) memulihkan pasokan listrik di 34 rumah sakit dan puskesmas yang terdampak bencana banjir bandang di sejumlah wilayah Aceh. Dengan kembalinya aliran listrik, seluruh fasilitas kesehatan tersebut kini dapat kembali beroperasi dan melayani masyarakat serta pengungsi.
Dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, pada Kamis, 8 Januari 2026, fasilitas yang dipulihkan mencakup rumah sakit daerah hingga puskesmas di wilayah yang sempat terisolasi akibat bencana.
Baca Juga: Menkes Soroti Risiko Campak di Pengungsian Bencana Sumatra
Puluhan fasilitas kesehatan itu tersebar di enam kabupaten/kota, diantaranya yaitu:
Kabupaten Aceh Tamiang
1. RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang
2. Puskesmas Bendahara
3. Puskesmas Rantau
4. Puskesmas Sungai Iyu
5. Puskesmas Tamiang Hulu
6. Puskesmas Banda Mulia
7. Puskesmas Kuala Simpang
8. Puskesmas Sekerak
9. Puskesmas Simpang Kiri
10. Puskesmas Kejuruan Muda
11. Puskesmas Manyak Payed
12. Puskesmas Bandar Pusaka
13. Puskesmas Karang Baru
Kabupaten Gayo Luwes
1. Puskesmas Tungel
2. Puskesmas Rerebe
3. Puskesmas Palok
4. Puskesmas Atu Peltak
Kota Langsa
1. RSUD Kota Langsa
2. RSU UMMI Langsa
3. Puskesmas Langsa Timur
4. Puskesmas Langsa Lama
5. Puskesmas Langsa Barat
Kabupaten Pidie Jaya
1. RSUD Pidie Jaya (Sisi Timur)
2. Puskesmas Meurah Dua
Kabupaten Aceh Tengah
1. Puskesmas Kecamatan Bintang
2. Puskesmas Kebayakan
3. Puskesmas Linge
4. Puskesmas Pembantu Kelitu
5. Puskesmas Rusip
Kabupaten Aceh Timur
1. Puskesmas Pante Bidari
2. Puskesmas Simpang Ulim
3. Puskesmas Matang Pudeng
4. Puskesmas Banda Alam
5. Puskesmas Idi Tunong
Baca Juga: Bahlil Matangkan Skema Baru Subsidi Energi Tepat Sasaran
Pemulihan kelistrikan ini merupakan hasil kerja keras PLN bersama unsur pemerintah lainnya. Sejak bencana terjadi, PLN langsung mengerahkan ratusan personel untuk menyisir fasilitas kesehatan yang membutuhkan dukungan kelistrikan, sesuai arahan Danantara dan Menteri Kesehatan.
Dalam proses penanganan, banyak fasilitas kesehatan ditemukan masih terendam lumpur dan tidak dapat beroperasi secara optimal, sementara kebutuhan layanan kesehatan bagi warga dan pengungsi terus meningkat.
Melihat kondisi tersebut, PLN bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dinas kesehatan, serta relawan bergotong royong melakukan pembersihan dan perbaikan instalasi listrik.
Langkah cepat ini dinilai krusial untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan di tengah situasi darurat pascabencana. Dengan pulihnya listrik, tenaga medis dapat kembali memberikan layanan secara maksimal kepada masyarakat terdampak.
Meski seluruh fasilitas kesehatan telah kembali dialiri listrik, PLN menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan hingga operasional berjalan optimal dan kondisi benar-benar kembali seperti sebelum bencana.
Editor: Redaktur TVRINews





