BGN Respons Isu Susu Langka: Pemerintah Akan Bangun Pabrik dan 500 Peternakan Sapi

suara.com
23 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Kelangkaan susu di pasaran menjadi isu publik karena tingginya kebutuhan, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Pemerintah sedang membangun fasilitas produksi baru dan mengembangkan 500 peternakan sapi untuk memenuhi kebutuhan susu.
  • Presiden memerintahkan pembangunan peternakan sapi penghasil 3 juta liter susu cair per hari untuk masyarakat.

Suara.com - Isu kelangkaan susu di pasaran belakangan ramai diperbincangkan publik. Sejumlah warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan susu di toko ritel, seiring meningkatnya kebutuhan konsumsi di berbagai sektor.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang merespons beredarnya isu tersebut. Ia menyebut, kebutuhan susu memang tinggi seiring kebutuhan yang besar, terutama untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Susunya memang banyak, kan kebutuhannya banyak,” kata Nanik ditemui usai meninjau pembagian MBG di SMKN 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Menurut Nanik, pemerintah saat ini tengah menyiapkan langkah untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satunya dengan membangun fasilitas produksi baru.

“Ini lagi dibangun pabrik baru,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat pasokan dari hulu melalui pengembangan peternakan sapi.

“Pemerintah kan sekarang lagi bangun 500 peternakan sapi,” kata Nanik.

Terkait kelangkaan susu itu sebelumnya juga pernah dikeluhkan sendiri oleh BGN kepada Presiden Prabowo Subianto.

Saat rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/11/2025) lalu, Nanik mengakui kalau pihaknya mulai kesulitam mencari bahan baku untuk MBG, salah satunya susu.

Baca Juga: BGN Optimistis Target 82,9 Juta Penerima MBG Tercapai 2026, Guru dan Santri Masuk Tambahan

Sebagai solusi dari persoalan itu, Nanik menyampaikan kalau Presiden memerintahkan untuk membuat peternakan sapi yang bisa produksi 3 juta liter susu cair setiap harinya.

"Ini segera akan dibuat peternakan sapi yang nanti bisa memenuhi kebutuhan dari MBG dan juga untuk masyarakat di Indonesia,” kata Nanik usai rapat.

Selain susu sapi, pemerintah juga menyiapkan produksi susu kedelai serta pembukaan lahan sayuran baru oleh Kementerian Pertanian dan Kementerian ATR/BPN.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Tunggu Labfor Kasus Kematian Sekeluarga di Warakas, Tak Mau Terburu-buru Tarik Dugaan Pidana
• 19 jam lalusuara.com
thumb
KPK Periksa Wakil Ketua dan Anggota DPRD Bekasi Terkait Korupsi Ade Kuswara
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
• 17 jam lalusuara.com
thumb
Beri Bonus Atlet SEA Games, Prabowo: Jadikan Tabungan untuk Masa Depan
• 8 menit lalukatadata.co.id
thumb
Anggaran Satgas Pascabencana Sumatra Rp60 Triliun Dipastikan di Luar Dana BNPB
• 1 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.